Saatnya Jadi Blogger Berkualitas!

quality
Sampai saat ini, pesta blogger sudah dihelat sebanyak 3 kali, setiap tahunnya pun selalu meriah. Jumlah blog dan blogger dari tahun ke tahun juga semakin meningkat, bahkan kabarnya jumlah blogger saat ini sudah mencapai 1 juta, jumlah yang menjadi misi ayongeblog.com walau saya sendiri belum tahu pasti data resminya, saya tahu info ini saat menonton running text di TVOne beberapa waktu lalu (Kalau ada yang tahu data pastinya, silahkan diberitahukan). Hanya saja semakin ke sini, nampaknya kondisi blogosphere sepi-sepi saja. Baik blog maupun bloggernya sebagian besar nampak stagnan dan belum bisa melangkah lebih jauh. Padahal saya yakin, kita sama-sama sudah tahu betapa potensialnya media satu ini.
Dari hasil penelusuran saya secara mendalam dan sediki investigatif *halah* saya bisa sedikit menyimpulkan kondisi blogosphere saat ini sekarang sedang dalam “hidup segan mati tak mau”. Bagaimana tidak? Blog-nya memang banyak, namun di saat yang bersamaan atmosfernya kok tidak seheboh dulu? (Well, mungkin ada yang bisa memberikan gambaran dulu heboh seperti apa? Karena saya baru ngeblog dengan serius di tahun 2009 ini hehe).
Popularity: 3% [?]
Catatan Pesta Blogger 2009
Di kalangan narablog (blogger) tertentu, ada istilah “pemain lama”. Istilah ini tak merujuk ke prestasi, apalagi reputasi, cuma menunjukkan bahwa si narablog sudah lama ngeblog, lebih dari lima tahun. Saya sebagai setengah pemain lama untuk pertama kalinya datang ke Pesta Blogger 2009, di Jakarta, 24 Oktober lalu, di tengah 1.400-an peserta.
Kenapa pesta? Hanya nama. Sebetulnya sama dengan fest dan fiesta. Tapi kalau pakai festival, kadang diidentikkan dengan kejuaraan, yang harus ada pemenang. Kalau niatnya memang kumpul, atau kopdar akbar, kenapa juga pakai nama yang berat semisal seminar nasional atau muktamar nasional. Arsip e-mail para penggagas mungkin masih menyimpan usulan nama untuk bahan rapat PB 2007–PB yang pertama.
Mau baca selengkapnya ? »
Popularity: 3% [?]
Menjawab Fakta Blog Hanya Tren Sesaat

Jangan Sampai Semangat Ngeblog Kita Layu (toya.blogmas.com)
Sebelum anda membaca tulisan ini lebih lanjut, coba baca dulu artikel dari Pak Nukman Luthfie berikut ini. Sudah? Kalau sudah anda baca artikel tersebut anda bisa melanjutkan membaca tulisan ini, yap karena apa yang akan saya tulis kali ini ada kaitannya dengan artikel tersebut.
Mungkin sudah menjadi rahasia umum di antara kita para blogger bahwa kondisi blogosphere saat ini tidak semeriah dulu, blog yang sekitar dua tahun lalu menjadi fenomena luar biasa kini makin tergeser dengan kehadiran layanan jejaring sosial atau microblogging seperti facebook, twitter dan plurk. Pesta Blogger memang masih ada, namun indikasi blogosphere yang semakin lesu karena kehadiran layanan di atas juga kelihatannya makin nyata.
Artikel Pak Nukman Luthfie tersebut juga membeberkan fakta bahwa blog memang hanya tren sesaat, perhatikan saja statistik kunjungan ke beberapa layanan blog seperti wordpress, blogspot, kompasiana, blogdetik dan dagdigdug yang semakin menurun. Hemmm, anda pesimis dengan blog? Silahkan putuskan sendiri ya
.
Popularity: 3% [?]
Tahun lalu, blogger Indonesia ramai-ramai menolak anggapan Roy Suryo yang mengatakan bahwa blog adalah tren sesaat. Namun ternyata makin ke sini, blogger Indonesia, termasuk yang senior, lebih asik-masyuk ber-Facebook dan ber-Twitter ria. Nukman Luthfie menunjukkan data dari Google Ad Planner yang menunjukkan turunnya pamor blogging saat ini. Di postingan Pak Nukman itu pun terjadi diskusi yang hangat dari blogger-blogger menanggapi “kebenaran” blog adalah tren sesaat. Bagaimana menurut kalian? Silakan cek di Blog Memang Tren Sesaat ya..
Popularity: 3% [?]
Apakah Roy Suryo Benar? Blog cuma Tren Sesaat? (2) (03.11.09)Lomba Blog – South to South Film Festival 2010 “We Care, Kita Peduli” Berhadiah Total 7 Juta Rupiah
Lomba Blog di StoS 2010 ini mengusung tema “We Care, Kita Peduli”, dan terbuka bagi semua kalangan, tidak ada pembatasan umur atau jenjang pendidikan.
Popularity: 3% [?]
Sedikit Laporan dari Pesta Blogger 2009
Pesta Blogger akan selalu jadi hari bahagia bagi para blogger se-Indonesia.. Karena hanya di PestaBlogger lah, kita para blogger Indonesia bisa kumpul bareng, mengadakan kopi darat raksasa!
Setiap tahun, tema yang diusung di Pesta Blogger selalu mencerminkan kondisi blogger Indonesia. Tahun 2007, yang dikomandani oleh Bang Enda Nasution mengusung tema “Suara Baru Indonesia”. Dimulai pada tahun 2007 inilah, blogging dikenal luas dan diakui “secara resmi” sebagai salah satu ajang demokrasi masyarakat Indonesia.
Tahun 2008, dipimpin oleh Ndoro Wicak, tema yang diangkat adalah “Blogging for Society”, karena antara 2007-2008 banyak sekali komunitas blogger di daerah yang baru bermunculan. Dari sini blogger membuktikan bahwa kita tidak cuma bisa nulis dan ngomong, tapi bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat secara nyata di sekitar kita.
Tahun 2009 yang digawangi oleh Mas Iman Brotoseno, mengangkat tema “One Spirit One Nation”. Selama lebih dari 2 tahun ini, ternyata semangat “aku blogger Indonesia” telah mengakar di dada kita.. Blogger yang bertebaran di seantero negeri, dengan komunitas dan kegiatannya masing-masing, telah memberikan kontribusi yang insya Allah berarti untuk bangsa kita. Kita yang punya satu semangat untuk demokrasi dan kebebasan berekspresi (yang bertanggungjawab) demi kemajuan bangsa kita.
Selamat buat panitia Pesta Blogger semua, salut saya untuk kalian yang telah dengan sukses menyelenggarakan Pesta Blogger selama 2 tahun terakhir ini
Buat teman-teman, bagaimana kesan kalian yang datang di Pesta Blogger kemarin?
Mohon maaf tulisan laporannya cuma segini..
Maaf juga ga bisa ngupload foto, kemarin ga bawa kamera digital..
Popularity: 2% [?]
Launching Komunitas Blogger Bekasi: Walikota Bekasi Menyiapkan Hadiah dari Kantongnya Sendiri!
dicopy paste sesuai permintaan penulisnya dari Walikota Bekasi Siapkan Hadiah Total Rp 45 Juta untuk Lomba Penulisan Blog dan Foto
Sebuah kebanggaan dan keharuan tersendiri dirasakan oleh segenap pengurus serta anggota Komunitas Blogger Bekasi saat Walikota Bekasi H.Mochtar Muhammad secara spontan menyiapkan hadiah lomba penulisan blog dan foto bertema “Aku Cinta Bekasi”dari kantung sendiri senilai total Rp 45 juta.
Momen berharga itu terjadi ketika kemarin,Sabtu(17/10) digelar peluncuran Komunitas Blogger Bekasi bertempat di Teras Gloria Jean’s Cafe Bekasi Cyber Park dan diresmikan langsung oleh pucuk tertinggi pemerintah Kota Bekasi tersebut. Acara yang dihadiri oleh sekitar 150 orang termasuk Taufik Mihardja, Direktur Kompas dot com (sponsor Blogger Bekasi), Prayitno Ramelan (Blogger Senior Kompasiana), Budi Putra (Country Editor Yahoo Indonesia) serta perwakilan sejumlah komunitas blogger daerah berlangsung semarak dan meriah.

Popularity: 2% [?]
“Microblogs are complementary, not competitive. It is a driver of attention and engagement back to the blog.”
Pengalaman beberapa teman blogger menunjukkan bahwa Twitter adalah sumber traffic yang signifikan. Twitter dkk sebagai microblogging tidak membunuh blogging. Kita-lah yang membunuh blogging dengan meninggalkannya
Jadi, blogging tidak mati bukan? dari The Blog’s Place In A World of Microblogging: Not Dead Yet!
Popularity: 2% [?]
Blogging Tidak Mati karena Microblogging (1) (20.10.09)Dari World Media Summit 2009 Beijing Untuk Para Blogger

suasana world media summit 2009
Awal bulan Oktober ini, tepatnya pada tanggal 9-10 Oktober lalu diadakan konferensi pemilik dan CEO media di seluruh dunia di Beijing, China. Sekitar 135 perwakilan media dari 70 negara hadir dalam acara yang bisa dibilang spektakuler itu. Ada beberapa topik yang dibahas dalam acara yang juga dihadiri orang-orang media di Indonesia seperti dari Jawa Pos Group, Kompas Gramedia dan kantor berita ANTARA, antara lain respon media terhadap krisis keuangan, tantangan dan peluang di era digital dan multimedia, dampak teknologi terhadap perkembangan media dan perubahan cara kerja di dapur redaksi dan munculnya superjurnalis yang memproduksi tidak hanya teks, tapi juga foto, audio dan video.
Nah ada satu topik nih yang cukup menarik untuk kita para blogger, yakni tentang tantangan dan peluang di erda digital dan multimedia. Dalam salah satu sesi diskusi dengan topik tersebut dibahas pula bagaimana blog, microblogging dan situs pertemanan telah mengalahkan media konvensional, tidak hanya media cetak tetapi juga media news wire online seperti Associated Press dalam hal kecepatan menyajikan berita. “Sejak Facebook dan Twitter marak, kerap terjadi ketika sebuah peristiwa meletus dan kami belum lagi melakukan reportase, beritanya sudah muncul di situs pertemanan.” Ungkap Presiden AP (Associated Press) Thomas Curley, seperti dikutip dari riaupos.com.
Hal ini membuktikan bahwa kekuatan media online saat ini semakin kokoh saja, media konvensional yang lengah bisa jadi akan semakin tenggelam dengan media online yang makin banyak diminati ini. Kecepatan menyajikan berita memang merupakan salah satu aspek yang harus diberikan oleh media agar tidak ditinggalkan oleh audien, selain itu juga tentunya keakuratan berita yang disajikan. Di sinilah kita para blogger sesungguhnya bisa berperan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, karena sampai saat ini kita masih unggul tentang kecepatan penyajian berita, bahkan seperti juga diungkapkan Rupert Murdoch, bos konglomerasi media yang hadir juga dalam WMS 2009 tersebut media-media konvensional ini kalau tidak mau kalah harus lebih kreatif bahkan sebaiknya bekerja sama. Hal ini sudah dilakukan oleh AP yang bekerja sama dengan Yahoo dan Twitter.
Popularity: 2% [?]
Blog, Media dengan Status Unik dan Segmen Pembaca

20.000 a day start a blog from London Underground Tube Diary
Sesungguhnya apa yang disebut sebagai sebuah media massa adalah media cetak dan elektronik saja. Sampai saat ini, sepanjang pengetahuan saya media internet atau online tidak termasuk ke dalam media elektronik. Karena itu internet termasuk ke dalam kategori new media, hal ini dikarenakan unsur media massa dari media internet yang belum semuanya bisa terpenuhi. Unsur-unsur tersebut adalah : Komunikator (pemberi pesan) yang profesional dan terlembaga, Komunikan (penerima pesan) yang heterogen dan pesan yang serentak serta kontinu.
Salah satu media online yang saya yakin akrab dengan kita adalah blog. Untuk memenuhi unsur media massa jelas blog tidak bisa masuk ke dalamnya. Sebagian besar blog yang ada di dunia maya bukanlah milik komunikator yang profesional dan terlembaga, justru jumlah pemilik blog yang individu yang nampaknya lebih banyak dan mereka dari beragam latar belakang yang berbeda (tidak selalu profesional). Walaupun di luar negeri ada beberapa personal blog yang dimiliki oleh karyawan perusahaan besar dan ditujukan untuk branding dan promosi perusahaannya, namun tetap saja blog ini adalah blog yang diatasnamakan secara personal.
Popularity: 2% [?]



Ayo ngeBlog! ini
ada untuk bilang ke masyarakat Indonesia,
"eh, nge-blog yuk, soalnya nge-blog itu asik banget, bermanfaat bagi kita
dan orang lain, bahkan bisa mencerdaskan bangsa kita lho!". ayoNgeBlog.com
ini ada untuk memotivasi masyarakat Indonesia supaya bersegera menjadi blogger,
apapun profesi awalnya. 







