<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ayo ngeBlog! &#187; Lain-lain</title>
	<atom:link href="http://www.ayongeblog.com/category/lain-lain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ayongeblog.com</link>
	<description>ayo jadi blogger bermanfaat!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Nov 2011 06:41:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>RPM Konten, Tantangan Baru Para Blogger</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2010/02/13/rpm-konten-tantangan-baru-para-blogger/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2010/02/13/rpm-konten-tantangan-baru-para-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 03:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[depkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berkespresi]]></category>
		<category><![CDATA[RPM Konten]]></category>
		<category><![CDATA[Tolak RPM Konten]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=916</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang ditulis kali ini berawal dari membaca postingan Mas Enda Nasution di politikana yang berjudul “Selamat Datang Lembaga Sensor Internet Indonesia”, postingan ini merupakan reaksi atas siaran pers Departemen Komunikasi dan Informatika tanggal 11 Februari yang di dalamnya berisi tentang pembahasan Rancangan Peraturan Menkominfo Tentang Konten Multimedia (selanjutnya disebut RPM Konten ya bisa diunduh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_917" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2010/02/18455_300058750274_300057540274_3290721_7528660_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-917" title="Gambar diambil dari Fan Page SOS Internet Indonesia" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2010/02/18455_300058750274_300057540274_3290721_7528660_n-300x300.jpg" alt="Gambar diambil dari Fan Page SOS Internet Indonesia" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Gambar diambil dari Fan Page SOS Internet Indonesia</p></div>
<p>Apa yang ditulis kali ini berawal dari membaca postingan <a href="http://enda.goblogmedia.com/">Mas Enda Nasution</a> di <a href="http://politikana.com">politikana</a> yang berjudul “<a href="http://http://politikana.com/baca/2010/02/12/selamat-datang-lembaga-sensor-internet-indonesia.html">Selamat Datang Lembaga Sensor Internet Indonesia</a>”, postingan ini merupakan reaksi atas <a href="http://www.postel.go.id/update/id/baca_info.asp?id_info=1422">siaran pers Departemen Komunikasi dan Informatika</a> tanggal 11 Februari yang di dalamnya berisi tentang pembahasan Rancangan Peraturan Menkominfo  Tentang Konten Multimedia (selanjutnya disebut RPM Konten ya bisa diunduh di link siaran pers Depkominfo itu). <span id="more-916"></span></p>
<p>Secara garis besar RPM Konten ini akan mengatur tentang penyelenggaraan internet yang akan dikerjakan oleh Tim Konten Multimedia. Berdasarkan pasal dalam rancangannya tim ini nantinya memiliki tugas dan wewenang antara lain :</p>
<p>1.Menerima laporan atau pengaduan terhadap adanya konten yang dilarang (pasal 21)</p>
<p>2.Memeriksa konten yang dicurigai sebagai konten yang dilarang (pasal 21)</p>
<p>3.Memerintahkan pengguna untuk menghentikan kegiatan pembuatan, pemuatan, pentransmisian, pengumuman dan/atau penyimpanan konten dan menghapus konten yang dimaksud (pasal 28)</p>
<p>4.Melakukan penghambatan akses pada konten yang dimaksud (pasal 28)</p>
<p>5.Memerintahkan penyelenggara memblock konten yang dilarang (pasal 29)</p>
<p>6.Menjatuhkan sanksi pada penyelenggara yang lalai atau sengaja tidak mengikuti perintah block di atas (pasal 29)</p>
<p>Berkaitan dengan sanksi, sanksi yang diberikan bentuknya sanksi administratif yaitu teguran tertulis, denda administratif, pembatasan kegiatan usaha, dan/atau pencabutan izin. Untuk penyelenggara diwajibkan untuk melakukan pelaporan tahunan yang dilaporkan pada Direktur Jendral  (pasal 18 ayat 1). Nantinya peraturan Menteri ini harus ditempelkan oleh penyelenggara dan diwajibkan untuk dibaca oleh semua penggunanya.</p>
<p>Beberapa poin penting terkait RPM Konten ini menurut Mas Enda adalah :</p>
<p>1.Keberadaan Tim Konten Multimedia ini sedikit mirip KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) di dalam dunia penyiaran televisi dan radio atau Dewan Pers untuk media massa secara umum. Nah, yang jadi permasalahan adalah kedua lembaga tersebut sifatnya hanya sekedar menerima laporan atau pengaduan dari masyarakat atau pelaku media. <strong>Mereka tidak punya kewenangan untuk memberikan sanks</strong>i.</p>
<p>2.RPM Konten ini sifatnya represif dan tentunya <strong>mengekang kebebasan berekspresi</strong>, pengertian penyelenggara dalam RPM Konten ini sendiri masih bias dan keberadaan Tim Konten Multimedia ini akan jadi seperti <strong>lembaga sensor konten di Internet</strong>, karena ada kewenangan menentukan tentang konten yang dilarang dan tidak.</p>
<p>Ketika membaca siaran pers dari Depkominfo, keberadaan RPM Konten ini salah satunya dimaksudkan untuk meminimalisir penyalahgunaan internet. Oke, tujuan meminimalisir atau bahkan menghentikan penyalahgunaan internet memang bagus, namun sebenarnya lewat RPM Konten ini demokrasi Indonesia yang sebenarnya selama ini kita banggakan (setidaknya setelah masa reformasi) kembali “terusik”. Keberadaan UU ITE sudah cukup membuat ketar-ketir masyarakat yang sering beraktivitas di dunia online, termasuk para blogger. Sekarang ada RPM Konten, tidakkah demokrasi dan kebebasan berekspresi kita semakin “menyeramkan” ?</p>
<p>Membaca isi RPM Konten ini pun juga masih ada beberapa hal yang patut dicermati. Seperti apa sih konten yang dilarang itu? Kalau berdasarkan pasal 3 RPM Konten ini yang dimaksud adalah konten pornografi dan konten yang menurut hukum melanggar kesusilaan. Bukankah sudah ada UU Pornografi? Kenapa harus ditambah dengan Peraturan Menteri  ini?</p>
<p>Yang dikhawatirkan adalah nantinya adalah kehilangan kebebasan berekspresi yang selama ini sudah berjalan cukup baik, kita para blogger adalah penggagas alternatif, citizen journalist. Lalu bagaimana nasibnya kalau menyuarakan alternatif di tengah gempuran berita yang itu-itu (baca : konglomerasi media) saja dilarang?</p>
<p>Sekedar informasi untuk perbandingan, dalam dunia penyiaran pun keberadaan KPI yang punya tugas dan wewenang mirip dengan Tim Konten Multimedia justru <strong>menimbulkan kerumitan birokrasi</strong>, posisi KPI dimaksudkan independen namun dalam hal pemberian izin penyelenggaran penyiaran-aspek yang penting- justru harus berbagi kewenangan dengan Depkominfo pada tahapan FRB (Forum Rapat Bersama), salah satu tahapan sebelum sebuah lembaga penyiaran mendapatkan izin penyelenggaraan penyiaran. Hal ini juga dinyatakan oleh KPI dalam <a href="http://kpi.go.id/?etats=detail&amp;nid=1073">laporan tahunan 2008-nya</a>. Faktor perizinan ini pula yang menurut saya kemudian sedikit menghambat program TV Berjaringan Depkominfo, lebih lengkap mungkin teman-teman bisa baca <a href="http://ekajazzlover.wordpress.com/2009/12/30/tv-berjaringan-siapkah-kita/">tulisan saya tentang TV Berjaringan</a><a href="http://ekajazzlover.wordpress.com/2009/12/30/tv-berjaringan-siapkah-kita/">.</a></p>
<p>Kembali ke soal RPM Konten dan Tim Konten Multimedia, dalam pandangan saya bukan hanya kekhawatiran soal campur tangan pemerintah terhadap kebebasan berekspresi yang patut dicermati, namun juga kalau nantinya RPM ini disahkan akan muncul kerumitan baru antara kewenangan DEPKOMINFO dengan Tim Konten Multimedia seperti yang saya gambarkan di atas antara KPI dengan DEPKOMINFO.</p>
<p>Menurut saya keberadaan RPM KONTEN ini menjadikan beberapa poin menjadi urgen, yakni :</p>
<p>1.Kalau memang dasarnya adalah penyalahgunaan internet, dimana sebagian besar didominasi pornografi dan pembajakan, belakangan bahkan kasus kriminal lainnya seperti penculikan. Saya rasa <strong>tidak akan ada habisnya</strong> kalau peraturan represif seperti ini dijadikan solusinya. Mengalahkan konten negatif menurut saya akan sulit, sehingga yang paling tepat menurut saya justru <strong>menggalakkan kampanye internet sehat atau setidaknya mengkampanyekan penggunaan internet untuk hal-hal yang positif</strong>, contohnya ngeblog <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  . Sehingga nantinya masyarakat kita akan lebih sadar akan nilai positif dari internet ketimbang bajakan, pornografi dan konten-konten negatif lainnya. Memberikan nilai lebih pada suatu kegiatan akan jauh lebih efektif ketimbang bertindak represif. Kalau khawatir anak-anak di bawah umur terkena dampak negatif internet, ya orang tuanya harus diajari berinternet yang baik dan benar, bukan kemudian membuat aturan dan larangan yang justru menimbulkan kerumitan baru.</p>
<p>2.Aturan untuk para blogger mungkin memang sudah diperlukan, memang selama ini masih menjadi perdebatan perlu atau tidak aturan internal di antara para blogger, <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/08/03/kode-etik-blogger-perlukah-obrolan-di-pesta-blogger-2009-malang/">seperti kode etik</a>. Namun terlepas dari itu semua, dengan adanya peraturan perundang-undangan yang mengancam kebebasan berekspresi dari para pelaku dunia online, khususnya blogger maka mungkin sudah saatnya diperlukan. Jadi para blogger sudah punya “pagar” di ”rumahnya” sendiri yang dibuat sendiri. Namun saya sendiri tidak tahu bentuknya aturan ini yang tepat akan seperti apa. Mengingat <em>blogosphere</em> di Indonesia selama ini kuat berdasarkan komunitas blogger-nya yang berkembang sangat pesat.</p>
<p>Pada akhirnya, keberadaan RPM Konten ini semestinya menjadi momen kebangkitan kembali para blogger dan juga momen bersatunya para blogger untuk melawan ancaman kebebasan berkespresi kita, ini adalah tantangan yang patut kita respon.</p>
<p>Terkait RPM Konten ini Depkominfo menerima saran, kritik dan masukan yang bisa disampaikan via email ke gatot_b@postel.go.id sampai tanggal 19 Februari 2010.</p>
<p>Untuk gerakan penolakan RPM Konten ini teman-teman bisa bergabung di <a href="http://www.facebook.com/tolakrpmkonten?ref=sgm">Fan Page SOS Internet Indonesia</a> di Facebook.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2010/02/13/rpm-konten-tantangan-baru-para-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ikut Lomba Blog Biar Semangat, Tapi Gimana Kalau Tak Pernah Menang?</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2010/02/05/ikut-lomba-blog-biar-semangat-tapi-gimana-kalau-tak-pernah-menang/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2010/02/05/ikut-lomba-blog-biar-semangat-tapi-gimana-kalau-tak-pernah-menang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 00:53:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[lomba blog]]></category>
		<category><![CDATA[tips ikut lomba blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=913</guid>
		<description><![CDATA[Pada artikel Ayo Ngeblog yang berjudul “Menjawab Fakta Blog Hanya Tren Sesaat” dan “Kompetisi Blog, Sarana Bagus untuk Meningkatkan Semangat ngeBlog Kita! “ dijelaskan bahwa mengikuti lomba blog merupakan salah satu langkah tepat untuk menjaga semangat ngeblog kita. Faktor yang berpengaruh tentu adalah keinginan mendapat hadiah dari lomba tersebut, kalau menang dan dapat hadiah tentu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_914" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2010/02/1184346933_bff6754651.jpg"><img class="size-medium wp-image-914" title="How's My Blogging By Laughing Squid" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2010/02/1184346933_bff6754651-300x196.jpg" alt="How's My Blogging By Laughing Squid" width="300" height="196" /></a><p class="wp-caption-text">How&#39;s My Blogging By Laughing Squid</p></div>
<p>Pada artikel Ayo Ngeblog yang berjudul “<a href="http://www.ayongeblog.com/2009/11/04/menjawab-fakta-blog-hanya-tren-sesaat/">Menjawab Fakta Blog Hanya Tren Sesaat</a>” dan “<a href="http://www.ayongeblog.com/2008/06/08/kompetisi-blog-sarana-bagus-untuk-meningkatkan-semangat-ngeblog-kita/">Kompetisi Blog, Sarana Bagus untuk Meningkatkan Semangat ngeBlog Kita! </a>“ dijelaskan bahwa mengikuti lomba blog merupakan salah satu langkah tepat untuk menjaga semangat ngeblog kita. Faktor yang berpengaruh tentu adalah keinginan mendapat hadiah dari lomba tersebut, kalau menang dan dapat hadiah tentu kita akan semakin bersemangat untuk ngeblog bukan? Faktor lain juga bisa sebagai ajang latihan kita untuk ngeblog lebih baik lagi, dengan adanya pihak ketiga yang memilih blog kita sebagai pemenang tentu kita akan tahu sampai dimana kemampuan kita, begitu juga kalau blog kita belum menjadi pemenang, mungkin memang blog kita belum cukup baik jadi kita bisa memperbaikinya.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan blog yang cukup pesat (sudah tahu kan jumlah blogger sudah 1 juta?), semakin banyak pula nih lomba blog yang diselenggarakan dengan hadiah yang cukup menggiurkan. Selain blog award yang rutin dilaksanakan Pesta Blogger, beberapa perusahaan besar juga mulai mengadakan lomba blog, tentu ini jadi hubungan yang mutualisme untuk kedua pihak, blogger punya kesempatan dapat hadiah dan perusahaan punya kesempatan untuk promosi sekaligus mendengarkan suara konsumen yang diwakili oleh para blogger.</p>
<p>Nah dari sekian banyak lomba blog yang ada, anda sudah ikut berapa kali nih? Kemudian, berapa lomba yang sudah dimenangkan? Kalau sudah pernah menang (posisi pemenang berapapun itu) selamat ya, pastinya mulai sekarang semangat ngeblog ya? Tapi bagaimana kalau belum pernah menang? Tenang saja teman-teman, jangan patah semangat. Kali ini saya akan coba bagikan beberapa hal yang mungkin bisa membantu. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya di beberapa lomba ada beberapa poinyang patut kita perhatikan kalau ingin meraih kemenangan dalam lomba blog, berikut ini poin-poinnya :<span id="more-913"></span></p>
<p>1.Cermati Bentuk Lomba</p>
<p>Sampai saat ini setahu saya ada beberapa bentuk lomba blog yang kadang dalam beberapa even disebut juga kontes. Ada yang bentuknya kontes SEO, ada yang bentuknya lomba blog dengan mensyaratkan peserta membuat artikel bertema tertentu, ada juga lomba yang tidak berdasar pada SEO dan artikel tapi justru menilai blog secara keseluruhan. Kenapa anda harus mencermati ini? Karena ini akan berhubungan dengan konten blog dan anda sendiri sebagai bloggernya. Apakah anda sudah paham atau mahir SEO? Apakah anda menguasai tema artikel yang disyaratkan atau anda cukup tahu dimana mencari referensi dan data seputar tema? Apakah anda sudah ngeblog secara konsisten dan punya <em>visitor loyalty</em> yang tinggi (ini biasanya berhubungan dengan jenis lomba terakhir)?</p>
<p>2.Patuhi Syarat dan Ketentuan</p>
<p>Untuk yang satu ini jelas sifatnya mutlak. Lomba blog ini biasanya punya syarat dan ketentuan yang detail dan kompleks dan anda juga harus mencermati ini. Beberapa poin dari syarat dan ketentuan lomba yang biasanya ada dan patut dicermati antara lain jumlah minimal postingan yang ada dalam blog (biasanya 15-20 postingan), kewajiban memasang banner lomba dan keyword yang harus dicantumkan. Kalau yang lainnya syarat umum yang mungkin juga ada di lomba menulis biasa. Cermati dan patuhi maka paling tidak anda sudah lolos penjurian tahap pertama (biasanya tahap pertama adalah administrasi yang berhubungan dengan kepatuhan peserta terhadap syarat dan ketentuan).</p>
<p>3.Kesesuaian Tema</p>
<p>Meskipun poin ini sudah jelas, tapi poin ini juga penting dan sifatnya sama dengan poin kedua, kalau panitia meminta anda membuat artikel tentang sumbangan blog untuk pendidikan misalnya  ya buatlah artikel tentang itu jangan sedikit pun melenceng dari tema. Karena meskipun artikel anda bagus bahkan mungkin sangat bagus sia-sia kalau tidak sesuai tema karena tidak akan dimenangkan. Pak Jonru seorang pakar dunia penulisan pernah bercerita <a href="http://www.jonru.net/ini-dia-kiat-jitu-menjadi-juara-lomba-penulisan">pengalamannya yang unik ketika menjadi juri lomba blogfam tentang hal ini</a>.</p>
<p>4.Membaca, Menulis dan Berdiskusi</p>
<p>Poin ini sering kali diucapkan oleh <a href="http://boelldzh.blogspot.com/">Kang Ibnu</a> <a href="http://www.ayongeblog.com/tentang-para-penulis/">kontributor Ayo Ngeblog</a>, dan memang benar ngeblog memang tidak jauh dari ketiga kegiatan ini. Semakin banyak anda memperbanyak kegiatan ini anda akan punya semakin banyak referensi dan bahkan mungkin trik jitu dari blogger-blogger lain. Dalam bahasa sederhananya : Terus Belajar!</p>
<p>5.Amati dan Pahami Pihak Penyelenggara</p>
<p>Ada baiknya ini anda lakukan, meski bukan yang terpenting namun patut dilakukan  untuk menghindari kerugian bagi anda sebagai peserta, dengan syarat dan ketentuan yang biasanya cukup rumit ketika anda sudah capek-capek mengikuti ketentuannya ternyata ada hal-hal teknis atau janji panitia yang tidak ditepati tentu sebagai peserta anda kecewa bukan? Kalau anda sudah merasa yakin dengan pihak penyelenggara dengan mengamati syarat yang ditentukan (masuk akal atau tidak), kemudian apakah sebanding dengan hadiah yang ditawarkan maka anda bisa memutuskan ikut atau tidak. Baru-baru ini para blogger mendapat pengalaman yang kurang baik dari sebuah kontes blog, padahal pihak penyelenggaranya tergolong besar namun hal-hal yang tidak sesuai pengumuman di awal membuat banyak blogger kecewa, nah anda tentu tidak ingin hal ini terulang bukan?</p>
<p>6.Ikut Lomba Menulis</p>
<p>Seperti yang sudah diuraikan di poin 4, ngeblog itu erat dengan kegiatan-salah satunya-menulis. Karena itulah tidak ada salahnya anda ikut lomba menulis biasa juga, ini juga bisa dijadikan ajang latihan. Suatu keberhasilan berasal dari latihan dan perbaikan kesalahan kita sebelumnya bukan?</p>
<p>Poin 1,2 dan 3 lebih berhubungan teknis mengikuti lomba sementara poin 4,5 dan 6 bisa dijadikan tips untuk anda sukses mengikuti lomba-lomba blog. Tidak ada jaminan 100 % karena memang ini semua tergantung diri anda sendiri, jangan pernah patah semangat dan terus belajar serta berusaha. Namun semoga 6 poin di atas bisa membantu ya <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Memang sih tidak semua blogger itu suka ikut lomba, tergantung motivasi ngeblognya juga tapi kalau anda memang blogger yang suka ikut lomba ikuti terus info-info lomba blognya di sini atau di <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=129388586182">grupnya Ayo Ngeblog</a>. Happy Blogging! <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2010/02/05/ikut-lomba-blog-biar-semangat-tapi-gimana-kalau-tak-pernah-menang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Alasan Kenapa Blogger Pahlawan Bangsa</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/12/15/3-alasan-kenapa-blogger-pahlawan-bangsa/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/12/15/3-alasan-kenapa-blogger-pahlawan-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 07:42:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/2009/12/15/3-alasan-kenapa-blogger-pahlawan-bangsa/</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terasa sudah hampir 3 tahun saya ngeblog. Berpindah-pindah antara beberapa blog, hosting dan domain. Saat ini saya punya 5 blog, meski 2 diantaranya bisa dianggap blog personal yang sifatnya suka-suka: kadang diupdate kadang enggak. Satu blog, saya beranikan diri menulis dalam bahasa Inggris. Isinya sebetulnya gak jauh berbeda dengan blog utama saya. Dalam 6 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; margin-left: 0px; border-top: 0px; margin-right: 0px; border-right: 0px" title="heroes" border="0" alt="heroes" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/12/heroes.jpg" width="525" height="312" /></p>
<p> Tidak terasa sudah hampir 3 tahun saya ngeblog. Berpindah-pindah antara beberapa blog, hosting dan domain. Saat ini saya punya 5 blog, meski 2 diantaranya bisa dianggap blog personal yang sifatnya suka-suka: kadang diupdate kadang enggak.</p>
<p>Satu blog, saya beranikan diri <a href="http://www.cad-notes.com">menulis dalam bahasa Inggris</a>. Isinya sebetulnya gak jauh berbeda dengan <a href="http://tentangcad.com">blog utama saya</a>. Dalam 6 bulan, banyak pengalaman baru yang saya dapat di sana. Dan bisa dikatakan, sekarang sudah menjadi blog utama saya, menggantikan blog yang berbahasa Indonesia.</p>
<h4>Orang Indonesia Juga Bisa!</h4>
<p>Mungkin teman-teman banyak yang sudah tau banyak blogger lokal yang namanya sudah dikenal di seluruh dunia. Sebut saja <a href="http://michaelhutagalung.com/">Michael Hutagalung</a> dan <a href="http://www.isnaini.com/">Isnaini</a> yang theme-nya dipakai banyak orang. Masih banyak lagi tentu. Tidak hanya atlit yang meraih medali yang bisa mengharumkan nama bangsa. Mungkin mereka lebih harum namanya ketimbang miss Indonesia yang tidak pernah menang di ajang miss Universe. </p>
<p>Dan tentu, mereka tidak segan mencantumkan bahwa mereka berasal dari Indonesia. Prestasi mereka tentu akan mengharumkan nama bangsa juga. Meski bisa dibilang new comer di dunia blog luar (selama ini masih bercokol di lokal) saya juga memberanikan diri memasang profil saya di halaman <a href="http://www.cad-notes.com/2009/05/about.html">about</a>. Misalnya semua blogger lokal melakukan hal sama, saya pikir banyak orang akan berpikiran ‘Orang Indonesia juga bisa!’.</p>
<p> <span id="more-864"></span><br />
<h4>Informasi Wisata</h4>
<p>Banyak orang yang bilang kalau wisata di Indonesia sebetulnya jauh lebih memikat ketimbang di Malaysia atau Thailand yang terkenal dengan Pattaya atau Phuket-nya. Yang mungkin membedakan adalah bangsa kita jarang memelihara fasilitas wisata itu dan mempromosikannya. Dari dulu slogannya tetap ‘Visit Indonesia year xxxx’ tanpa ada perubahan. Hanya angka tahunnya aja yg ganti. Bandingkan dengan Malaysia yang punya slogan ‘Malaysia Trully Asia’ dan juga memasang billboard besar di perempatan Kuningan ‘Calling all shopaholic’. Mereka punya visi, kita tidak. </p>
<p>Nah, kenapa kita enggak mempopulerkan budaya dan warisan bangsa lewat blog? Jangan seperti kasus batik yang diklaim Malaysia baru heboh. Bukan salah Malaysia juga, karena mereka memang punya batik, meski gak sebagus batik kita. </p>
<p>Populerkan juga bahwa Indonesia bukan hanya Bali! Menurut saya acara seperti koper dan ransel serta celebrity on vacation (maaf) sama sekali gak membantu. Saya percaya karya para blogger kita lebih bermutu daripada acara sarat iklan itu.</p>
<h4>Pahlawan Devisa?</h4>
<p>Yang ini sengaja saya taro di paling akhir dan diberi tanda tanya. Kita tahu cukup banyak blogger lokal yang berhasil meraup dollar dalam jumlah yang lumayan tiap bulannya. Uang dollar itu masuk ke Indonesia dan dibelikan barang kebutuhan di Indonesia. Mungkin dipake untuk beli sego pecel atau nongkrong di angkringan sambil memikirkan posting selanjutnya. Artinya mereka mendatangkan devisa. Ini bedanya dengan koruptor yang mengambil duit rakyat dan dibelikan barang-barang impor. Atau malah sekalian buat jalan-jalan keluar negri. </p>
<p>Kenapa saya kasih tanda tanya, ya karena gak semua blogger bisa sampai ke tahap itu. Kalau kita masih punya ratusan visitor sehari masih terjal jalan yang mesti dilewati. Meski kalau kita serius mengelolanya sebagai bisnis, kita bisa saja memperoleh nilai yang lumayan. </p>
<p>Jika teman-teman ingin sedikit gambaran, saya memiliki sekitar 400+ unique visitors perhari. <a href="http://chitika.com/publishers.php?refid=edonline">Chitika</a> memberikan saya sekitar US$ 1.8. <a href="https://www.google.com/adsense/">Adsense</a> sekitar US$ 2.5. Afiliasi <a href="http://www.amazon.com/?_encoding=UTF8&amp;tag=cn010-20&amp;linkCode=sb1&amp;camp=212353&amp;creative=380557">Amazon</a> memberikan sekitar US$ 3. Hanya sekitar US$ 7-8 perbulan. TIdak banyak. Saya memang juga tidak terlalu berharap banyak, karena blog itu memang baru berumur 6 bulan lebih. Tapi saya percaya 2-3 tahun lagi akan jauh lebih berkembang. </p>
<p>Sedikit tambahan info: saya baru saja mencoba menjual <a href="http://www.cad-notes.com/2009/06/e-store.html">e-book tulisan saya sendiri di blog itu</a>, dengan opsi pembayaran via <a href="https://www.paypal.com/id/mrb/pal=9RAVRTLFE6938">Paypal</a>. Dalam 10 hari, saya bisa memperoleh US$ 60. Sekitar 30x lebih banyak dari yang dihasilkan Adsense selama sebulan <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Saya sendiri berharap bakal merilis 1 e-book setiap beberapa bulan sekali. Jadi jangan putus asa kalau Adsense tidak memberikan hasil sesuai harapan. Mungkin, kelak teman-teman bisa jadi pahlawan devisa juga!</p>
<p>Ada alasan lain, kenapa blogger bisa disebut sebagai pahlawan bangsa?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/12/15/3-alasan-kenapa-blogger-pahlawan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saatnya Jadi Blogger Berkualitas!</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/11/30/saatnya-jadi-blogger-berkualitas/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/11/30/saatnya-jadi-blogger-berkualitas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 03:35:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[blogger berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[etika blogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=856</guid>
		<description><![CDATA[Sampai saat ini, pesta blogger sudah dihelat sebanyak 3 kali, setiap tahunnya pun selalu meriah. Jumlah blog dan blogger dari tahun ke tahun juga semakin meningkat, bahkan kabarnya jumlah blogger saat ini sudah mencapai 1 juta, jumlah yang menjadi misi ayongeblog.com walau saya sendiri belum tahu pasti data resminya, saya tahu info ini saat menonton [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_857" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-857" title="quality" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/11/quality.jpg" alt="quality" width="300" height="430" /><p class="wp-caption-text">quality</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sampai saat ini, <a href="http://pestablogger.com">pesta blogger</a> sudah dihelat sebanyak 3 kali, setiap tahunnya pun selalu meriah. Jumlah blog dan blogger dari tahun ke tahun juga semakin meningkat, bahkan kabarnya jumlah blogger saat ini sudah mencapai 1 juta, jumlah yang menjadi misi <a href="http://ayongeblog.com">ayongeblog.com</a> walau saya sendiri belum tahu pasti data resminya, saya tahu info ini saat menonton running text di <a href="http://tvone.co.id">TVOne</a> beberapa waktu lalu (Kalau ada yang tahu data pastinya, silahkan diberitahukan). Hanya saja semakin ke sini, nampaknya kondisi blogosphere sepi-sepi saja. Baik blog maupun bloggernya sebagian besar nampak stagnan dan belum bisa melangkah lebih jauh. Padahal saya yakin, kita sama-sama sudah tahu betapa potensialnya media satu ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari hasil penelusuran saya secara mendalam dan sediki investigatif *halah* saya bisa sedikit menyimpulkan kondisi blogosphere saat ini sekarang sedang dalam “hidup segan mati tak mau”. Bagaimana tidak? Blog-nya memang banyak, namun di saat yang bersamaan atmosfernya kok tidak seheboh dulu? (Well, mungkin ada yang bisa memberikan gambaran dulu heboh seperti apa? Karena saya baru ngeblog dengan serius di tahun 2009 ini hehe).</p>
<p><span id="more-856"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bisa jadi banyak blogger yang terlena dengan “mainan” baru macam facebook dan twitter, atau mereka memang lagi mentok mau posting apa. Ibarat kata sudah kehabisan ide, hemm saya sih kurang sependapat dengan ini, masa-masa seperti ini saya lebih suka menyebutnya kehabisan cara pengolahan ide. Karena saya yakin ide itu ada dimana-mana, yang habis adalah cara kita mengolah ide tersebut menjadi sesuatu CMIIW.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah berkaitan dengan pengolahan ide juga, tentu kita tahu pasti bahwa blogger terkadang atau bahkan mungkin sering dituntut oleh keadaan dimana kita harus banyak ide agar bisa dieksekusi menjadi konten dalam blog yang kita kelola. Oke mungkin kata “dituntut” terlalu berat ya? Terjemahan luasnya yang sedikit halus kurang lebih “dihadapkan pada kondisi”.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali lagi pada soal kondisi blogosphere, stagnanya blog dan blogger saat ini membuat saya ingin mengajak teman-teman blogger semua pada satu tujuan : Jadi Blogger Berkualitas! Mungkin sudah pernah didengar oleh teman-teman, namun kurang lebih begini gambarannya :</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau jumlah bloggernya sudah banyak, apa lagi yang mau dicapai? Jelas ketika kuantitas sudah dipenuhi, saatnya kita meningkatkan kualitas. Menurut saya kenapa sampai ada komentar beberapa tahun lalu bahwa blog hanya tren sesaat tak lepas dari jumlah blog dan blogger yang mungkin mengesampingkan kualitas blog dan dirinya sendiri sebagai blogger. Beberapa kali saya juga menyaksikan blog yang “mendewakan” SEO semata, artikelnya copy paste dengan judul yang menghebohkan, atau blog yang isinya hujat sana hujat sini, bahkan juga “perang” antar blogger (Buat pengguna wordpress mungkin tahu, karena “perang” ini sempat masuk top blog of the day. Saya rasa hal-hal inilah yang kemudian membuat blog dicap miring (baca : buruk) oleh sebagian orang dan hanya buang-buang waktu serta tren sesaat. Kecuali untuk poin pertama (SEO) tentu masih bisa diterima karena SEO memang unsur yang penting namun kita harus tahu porsi dan ingat apa yang dibutuhkan pengunjung.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Bagaimana Menjadi Blogger Yang Berkualitas ?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa poin di bawah ini mungkin bisa membantu dan memotivasi anda menjadi blogger berkualitas :</p>
<p style="text-align: justify;">1.Kualitas Postingan</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ayongeblog.com/2008/04/04/copy-paste-bukanlah-cara-yang-baik-untuk-belajar-menulis-blog/">Hindari artikel <em>copy paste</em></a>, ingatlah posisi kita yang bisa dikategorikan sebagai <em>citizen journalist</em>. Blogger bisa membahas suatu topik yang sudah berkali-kali diangkat media mainstream dari sudut pandang yang berbeda. Saya pernah sedikit membahasnya di <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/10/18/dari-world-media-summit-2009-beijing-untuk-para-blogger/">artikel ini</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">2.Gunakan Identitas Pasti</p>
<p style="text-align: justify;">“Pasti” di sini bukan berarti identitas asli kita, karena di internet sudah menjadi sangat wajar kalau kita menggunakan nama alias atau gravatar yang bukan foto diri. Maksud saya adalah kalau kita sudah menemukan identitas diri kita sebagai blogger, yang kemudian akan menjadi nama kita setiap kali kita posting atau berkomentar di blog lain gunakanlah terus. Manfaatnya kita akan dikenal sebagai orang yang jelas, karena identitasnya jelas. Bisa juga digunakan promosi seperti penggunaan “ini @ blog ini”. Poin ini sedikit terinspirasi dari “perang” blog yang saya ungkapkan di atas, karena salah satu bloggernya sering berganti-ganti identitas  setiap kali memberi komentar. Sekedar informasi saya menggunakan nama “<a href="http://ekajazzlover.wordpress.com">eka nugraha</a>” sebagai blogger (ya itu memang nama asli seh hehe) terkadang juga “<a href="http://ekajazzlover.wordpress.com">ekajazzlover</a>” namun ini sudah sangat jarang digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">3.Jadi Blogger Yang Punya Etika!</p>
<p style="text-align: justify;">Lupakan dulu <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/08/03/kode-etik-blogger-perlukah-obrolan-di-pesta-blogger-2009-malang/">perlu tidaknya blogger punya kode etik</a> atau bahkan undang-undang yang mengatur, saya rasa tidak akan pernah jadi masalah selama niat kita ngeblog itu baik (Hei, bukankah blogger itu berangkat dari semangat berbagi?) dan menggunakan etika universal misalnya posting tidak menggunakan huruf kapital semua, identitas jelas, tidak menyinggung perasaan orang atau menjelekkan suatu produk dalam blognya.</p>
<p style="text-align: justify;">Yap kurang lebih 3 poin di atas akan menyakinkan kita akan semangat ini : Jadi Blogger Berkualitas! Kalau teman-teman ingin menambahkan silahkan berkomentar ya. Salam!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/11/30/saatnya-jadi-blogger-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjawab Fakta Blog Hanya Tren Sesaat</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/11/04/menjawab-fakta-blog-hanya-tren-sesaat/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/11/04/menjawab-fakta-blog-hanya-tren-sesaat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 01:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[blogdetik]]></category>
		<category><![CDATA[blogosphere]]></category>
		<category><![CDATA[blogspot]]></category>
		<category><![CDATA[dagdigdug]]></category>
		<category><![CDATA[kompasiana]]></category>
		<category><![CDATA[lomba blog]]></category>
		<category><![CDATA[pb2009]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=842</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum anda membaca tulisan ini lebih lanjut, coba baca dulu artikel dari Pak Nukman Luthfie berikut ini. Sudah? Kalau sudah anda baca artikel tersebut anda bisa melanjutkan membaca tulisan ini, yap karena apa yang akan saya tulis kali ini ada kaitannya dengan artikel tersebut. Mungkin sudah menjadi rahasia umum di antara kita para blogger bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_846" class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><img class="size-full wp-image-846 " title="Jangan Sampai Semangat Ngeblog Kita Layu (toya.blogmas.com)" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/11/layu1a.jpg" alt="Jangan Semangat Ngeblog Kita Layu" width="250" height="333" /><p class="wp-caption-text">Jangan Sampai Semangat Ngeblog Kita Layu (toya.blogmas.com)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sebelum anda membaca tulisan ini lebih lanjut, coba baca dulu <a href="http://www.virtual.co.id/blog/blogging/blog-memang-tren-sesaat/">artikel dari Pak Nukman Luthfie berikut ini</a>. Sudah? Kalau sudah anda baca artikel tersebut anda bisa melanjutkan membaca tulisan ini, yap karena apa yang akan saya tulis kali ini ada kaitannya dengan artikel tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin sudah menjadi rahasia umum di antara kita para blogger bahwa kondisi blogosphere saat ini tidak semeriah dulu, blog yang sekitar dua tahun lalu menjadi fenomena luar biasa kini makin tergeser dengan kehadiran layanan jejaring sosial atau microblogging seperti <a href="http://facebook.com">facebook</a>, <a href="http://twitter.com">twitter</a> dan <a href="http://plurk.com">plurk</a>. <a href="http://pestablogger.com">Pesta Blogger</a> memang masih ada, namun indikasi blogosphere yang semakin lesu karena kehadiran layanan di atas juga kelihatannya makin nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel Pak Nukman Luthfie tersebut juga membeberkan fakta bahwa blog memang hanya tren sesaat, perhatikan saja statistik kunjungan ke beberapa layanan blog seperti <a href="http://wordpress.com">wordpress</a>, <a href="http://blogspot.com">blogspot</a>, <a href="http://kompasiana.com">kompasiana</a>, <a href="http://blogdetik.com">blogdetik</a> dan <a href="http://dagdigdug.com">dagdigdug</a> yang semakin menurun. Hemmm, anda pesimis dengan blog? Silahkan putuskan sendiri ya <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p><span id="more-842"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai blogger baru (2007 sudah punya blog, tapi diseriusi baru awal 2009 ini), jujur saya tidak merasakan euforia blog yang masih di puncak popularitas bahkan ketika blog sekarang kabarnya semakin sepi-sepi saja, entah karena saya yang masih baru jadi masih belum mengerti apa-apa atau karena masih punya semangat ngeblog yang tinggi <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai sini, apa teman-teman merasa saya mengajak anda pesimistis? Saya harap tidak. Nah, mari kita perhatikan fakta-fakta berikut : ketika televisi pertama kali muncul, banyak dugaan radio akan segera ditinggalkan, namun kenyataannya sekarang radio masih punya audien setia bukan? Bahkan radio-radio baru juga masih bermunculan. Ketika facebook populer, apakah friendster yang sebelumnya juga sangat populer menghilang dari dunia maya? Tidak bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Dari fakta-fakta di atas patut disadari bahwa kehadiran media baru belum tentu menghilangkan media sebelumnya, mereka tetap punya audien tersendiri. Meskipun ada media elektronik, kita juga masih butuh media cetak. Meskipun ada email kita masih butuh surat lewat pos. Begitu pula meskipun ada jejaring sosial dan microblogging, kita seharusnya juga masih butuh blog. Kalau semangat ngeblog kita selama ini turun dan kita seolah-olah menyalahkan kondisi blogosphere yang lesu, tidakkah kita lupa kita sendiri kok yang meninggalkan blog kita? Bermain-main dengan facebook, twitter dan plurk.</p>
<p style="text-align: justify;">Semestinya kalau kita memang mencintai blog, justru kita yang harus beradaptasi dengan kondisi blogosphere yang tak lagi seperti dulu. Blog jangan lagi dijadikan sekedar diary online, mari kita buat konten-konten berkualitas dan bermanfaat bagi audien blog kita. Kalau hanya sekedar bergaul dan bersosialisasi memang kita membutuhkan facebook, twitter dan plurk tapi kalau berbagi wawasan, menciptakan personal branding, meningkatkan semangat literasi kita, menulis sesuai kompetensi kita apakah ketiganya bisa? Blog yang bisa teman-teman.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa poin di bawah ini bisa membantu anda memulai, mengembalikan atau mempertahankan semangat ngeblog anda :</p>
<p style="text-align: justify;">1.Kenali lagi motivasi dan tujuan ngeblog anda</p>
<p style="text-align: justify;">Sekedar jurnal pribadi? Mencari uang? Membangun kerjasama? evaluasi lagi motivasi anda tersebut, sudah sampai mana itu tercapai? Kalau belum, segera melangkah menuju tujuan anda tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">2.Komunitas Blogger</p>
<p style="text-align: justify;">Poin ini berkaitan erat dengan poin pertama, kalau anda ingin positif tentu harus bergaul dengan orang-orang yang positif pula bukan? Inilah yang bisa anda dapatkan di komunitas blogger, kalau anda punya beberapa teman yang bisa saling membantu meningkatkan semangat ngeblog bagus bukan? Apa lagi di komunitas blogger tersebut tentu ada yang blogger senior, sehingga anda bisa banyak belajar dari mereka. Segera cari dan bergabung dengan mereka, daftarnya bisa dilihat <a href="http://www.ayongeblog.com/komunitas-blogger/">di sini</a>. Oh ya jangan lupa untuk bergabung di <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=129388586182&amp;ref=mf">komunitas Ayo nge-Blog! Di facebook ya.</a></p>
<p style="text-align: justify;">3.Mengikuti Lomba Blog</p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah <a href="http://www.ayongeblog.com/2008/06/08/kompetisi-blog-sarana-bagus-untuk-meningkatkan-semangat-ngeblog-kita/">cara yang cukup jitu</a> untuk meningkatkan kembali motivasi ngeblog anda, hadiah yang menggiurkan tentu akan menjadikan kita semangat ngeblog, kebetulan sekali sekarang ini banyak sekali lomba blog, kalau ingin tahu infonya, gabung aja di <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=129388586182&amp;ref=mf">grup Ayo ngeBlog!</a></p>
<p style="text-align: justify;">4.Berkreasi dengan blog anda</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau sudah semangat ngeblog, jangan terpaku pada kegiatan ngeblog yang itu-itu saja, manfaatkan layanan jejaring sosial dan microblogging untuk promosi, <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/10/18/dari-world-media-summit-2009-beijing-untuk-para-blogger/">menyajikan konten yang lebih berkualitas dan bermanfaat.</a></p>
<p style="text-align: justify;">5.Blog tidak mati, euforianya yang berkurang</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang saya ungkapkan di atas, blog tidak mati meski ada kehadiran microblogging dan jejaring sosial, euforianya saja yang berkurang. Mungkin saja pada tahun-tahun mendatang jumlah peserta blogger tidak sebanyak tahun ini yang mencapai <a href="http://pestablogger.com/?p=1444&amp;cpage=1#comment-30240">1378 orang</a>, namun dari situ akan muncul blogger-blogger yang serius, berkualitas dan punya otoritas tersendiri. Selama internet masih ada selama itu blog juga akan tetap ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini bukan bermaksud membantah fakta blog yang tren sesaat, namun merupakan ajakan agar kita jangan patah semangat dan beradaptasi dengan keadaan, blog bisa menjadi media yang fungsinya jauh lebih optimal. Pencapaian blog yang optimal fungsinya tentu tidak akan bisa dicapai kalau bukan kita para blogger yang melakukannya bukan? Tetap semangat ngeblog!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/11/04/menjawab-fakta-blog-hanya-tren-sesaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Blog &#8211; South to South Film Festival 2010 &#8220;We Care, Kita Peduli&#8221; Berhadiah Total 7 Juta Rupiah</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/10/30/lomba-blog-south-to-south-film-festival-2010-we-care-kita-peduli-berhadiah-total-7-juta-rupiah/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/30/lomba-blog-south-to-south-film-festival-2010-we-care-kita-peduli-berhadiah-total-7-juta-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:23:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=836</guid>
		<description><![CDATA[Peduli terhadap lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat tulisan. Dan tak harus dengan mencetak buku, agar tulisan dapat dibaca orang. Di zaman serba internet saat ini, tempat yang paling mudah untuk menampilkan tulisan adalah lewat Blog. StoS Film Festival ingin mengajak publik untuk terlibat dan berperan aktif terhadap lingkungan sekitarnya lewat Blog. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Peduli terhadap lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat tulisan. Dan tak harus dengan mencetak buku, agar tulisan dapat dibaca orang. Di zaman serba internet saat ini, tempat yang paling mudah untuk menampilkan tulisan adalah lewat Blog. StoS Film Festival ingin mengajak publik untuk terlibat dan berperan aktif terhadap lingkungan sekitarnya lewat Blog.</p>
<p>Lomba Blog di StoS 2010 ini mengusung tema &#8220;We Care, Kita Peduli&#8221;, dan terbuka bagi semua kalangan, tidak ada pembatasan umur atau jenjang pendidikan.<strong> </strong></p>
<p><strong><span id="more-836"></span><br />
Ketentuan Lomba</strong></div>
<div>
<ul>
<li>Kompetisi Blog akan berlangsung mulai tanggal 01 Agutus 2009 s.d. 23 Januari 2010.</li>
<li>Pemutakhiran (updating) dilakukan dengan pemajangan (posting) artikel.</li>
<li>Penggubah blog dapat berinteraksi dengan pembaca dan mengembangkan diskusi tentang tema &#8220;We Care, Kita Peduli&#8221; &#8211; Peduli terhadap lingkungan. Interaksi dan diskusi, selain pemutakhiran artikel, dapat dianggap sebagai pemutakhiran.</li>
<li>Peserta bebas berkreasi untuk mengembangkan tema lomba sejauh tidak dimaksudkan untuk menyerang pribadi, mengeksploitasi pornografi, atau memicu konflik SARA.</li>
<li>Foto atau bentuk grafis lain dapat digunakan untuk menunjang isi ataupun tampilan blog sejauh tidak bersifat mempromosikan produk atau jasa secara komersial. Penggunaan foto atau gambar tidak boleh melanggar hak cipta  (copy rights).</li>
<li>Penyelenggara berhak menganulir materi blog yang tidak sesuai dengan tema atau mengarah ke pornografi atau konflik SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).</li>
<li>Materi yang diikutsertakan pada kompetisi blog ini (artikel ataupun foto/gambar) tetap menjadi hak milik peserta. Materi terpilih akan menjadi salah satu artikel yang akan mengisi laman www.stosfestival.org.</li>
<li>Keputusan tentang pemenang adalah hak prerogratif panitia StoSfestival dan tidak dapat diganggu-gugat.</li>
</ul>
</div>
</div>
<div><strong>Persyaratan Lomba</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Isi blog dibatasi hanya pada tema “We Care Atau Kita Peduli”. Yang dapat dikembangkan, mendorong, mengajak, menginspirasi masyarakat terlibat dan berperan lebih aktif terhadap lingkungan sekitarnya.</li>
<li>Pembahasan boleh difokuskan hanya pada aktivitas tertentu dari sektor dan daerah di seluruh Indonesia.</li>
<li>Isi blog terutama memuat gagasan penggubah blog, yang dapat berupa pengembangan tanggapan pembaca.</li>
<li>Setelah melewati proses registrasi, peserta harus memutakhirkan (meng-up date) blognya secara berkala dengan pemajangan artikel ataupun diskusi/interaksi dengan pembaca.</li>
<li>Pemutakhiran blog dilakukan sampai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi.</li>
<li>Memasang badge stosfestival 2010 di bawah ini secara permanen pada blog yang didaftarkan. badge stosfestival 2010 dapat dipasang di header, di sidebar, atau di footer; juga dapat sebagai bagian dari posting. badge stosfestival 2010 juga seharusnya ditampilkan di setiap halaman posting dan page yang relevan.</li>
</ul>
</div>
</div>
<div>
<div><strong>Tata Cara Pendaftaran<br />
</strong></div>
<div>
<div>
<ul>
<li>Peserta mengisi <a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html"><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #0000ff;">form</span></span> </a>pendaftaran</li>
<li>Buatlah badge ukuran 200px x 75px yang bisa menunjukkan web anda. Buat semenarik mungkin.</li>
<li>Kirimkan badge beserta form pendaftaran yang telah anda isikan.</li>
<li>Kami akan memberi penilaian, utamanya untuk melihat apakah blog anda sudah memenuhi ketentuan yang ditetapkan</li>
<li>Sebagai tanda diikutsertakan dalam lomba blog, silahkan mendownload badge STOS dan diletakkan di web anda. Badge tersedia dalam ukuran <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #0000ff;"><a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html" target="_blank">200 </a></span></span>dan <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #0000ff;"><a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html" target="_blank">750</a></span></span></li>
</ul>
</div>
</div>
</div>
<div><strong>Hadiah</strong></div>
<div>
<div>Hadial total Lomba ini sebesar Rp 7 juta, yaitu Juara I Rp 2,5 juta, Juara II Rp 2 juta, Juara III Rp 1,5 Jutan dan Juara Favorite Rp 1 juta</div>
</div>
<p><strong>AWARD Blog “We Care Atau Kita Peduli“</strong></p>
<ul>
<li>
<div>Pada kesempatan yang sama, StoS Film Festival mengundang kepada seluruh blogger yang aktif minimal 1 tahun mengelola blog. Isi blog terkait isu lingkungan dan tema “We Care Atau Kita Peduli“.</div>
</li>
<li>
<div>Panitia akan memberikan Award kepada 10 blog terpilih yang dinilai konsisten dan sesuai dengan tema, yang dapat dikembangkan, mendorong, mengajak, menginspirasi masyarakat terlibat dan berperan lebih aktif terhadap lingkungan sekitarnya.</div>
</li>
</ul>
<p><strong>Pengumuman Pemenang</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Pemenang lomba blog akan diumumkan dalam acara puncak StoSfestival 2010. Pengumuman ini akan ditampilkan pula di laman  www.stosfestival.org</li>
</ul>
</div>
<p>Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Banir di   <script type="text/javascript">// <![CDATA[
 var prefix = '&#109;a' + 'i&#108;' + '&#116;o';
 var path = 'hr' + 'ef' + '=';
 var addy55175 = 'b&#97;n&#105;r_h&#111;m&#101;' + '&#64;';
 addy55175 = addy55175 + 'y&#97;h&#111;&#111;' + '&#46;' + 'c&#111;' + '&#46;' + '&#105;d';
 document.write( '<a ' + path + '\'' + prefix + ':' + addy55175 + '\'>' );
 document.write( addy55175 );
 document.write( '<\/a>' );
 //\n 
// --&gt;
// ]]&gt;</script><a href="mailto:banir_home@yahoo.co.id">banir_home@yahoo.co.id</a> <script type="text/javascript">// <![CDATA[
 document.write( '<span style="\" mce_style="\"'display: none;\'>' );
// ]]&gt;</script><span style="display: none;">This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it  <script type="text/javascript">// <![CDATA[
 document.write( '</' );
 document.write( 'span>' );
// ]]&gt;</script></span></p>
<p><a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html" target="_blank">Download </a>Formulir</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/30/lomba-blog-south-to-south-film-festival-2010-we-care-kita-peduli-berhadiah-total-7-juta-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedikit Laporan dari Pesta Blogger 2009</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/10/25/sedikit-laporan-dari-pesta-blogger-2009-apakah-semangat-ngeblog-teman-teman-kembali/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/25/sedikit-laporan-dari-pesta-blogger-2009-apakah-semangat-ngeblog-teman-teman-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 01:07:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[pb2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Pesta Blogger akan selalu jadi hari bahagia bagi para blogger se-Indonesia.. Karena hanya di PestaBlogger lah, kita para blogger Indonesia bisa kumpul bareng, mengadakan kopi darat raksasa! Setiap tahun, tema yang diusung di Pesta Blogger selalu mencerminkan kondisi blogger Indonesia. Tahun 2007, yang dikomandani oleh Bang Enda Nasution mengusung tema &#8220;Suara Baru Indonesia&#8221;. Dimulai pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Pesta Blogger 2009 | One Spirit One Nation" href=" http://pestablogger.com" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="Pesta Blogger 2009" src="http://pestablogger.com/gallery/?file=logo/pb2009_logo_txt_merah.jpg&amp;size=300&amp;res=80" border="0" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p><a href="http://pestablogger.com/">Pesta Blogger</a> akan selalu jadi hari bahagia bagi para <em>blogger </em>se-Indonesia.. Karena hanya di PestaBlogger lah, kita para <em>blogger </em>Indonesia bisa kumpul bareng, mengadakan kopi darat raksasa!</p>
<p>Setiap tahun, tema yang diusung di Pesta Blogger selalu mencerminkan kondisi <em>blogger </em>Indonesia. Tahun 2007, yang dikomandani oleh <a href="http://enda.goblogmedia.com/">Bang Enda Nasution</a> mengusung tema &#8220;Suara Baru Indonesia&#8221;. Dimulai pada tahun 2007 inilah, <em>blogging </em>dikenal luas dan diakui &#8220;secara resmi&#8221; sebagai salah satu ajang demokrasi masyarakat Indonesia.</p>
<p>Tahun 2008, dipimpin oleh <a href="http://ndorokakung.com">Ndoro Wicak</a>, tema yang diangkat adalah &#8220;Blogging for Society&#8221;, karena antara 2007-2008 banyak sekali <a href="http://www.ayongeblog.com/komunitas-blogger">komunitas blogger</a> di daerah yang baru bermunculan. Dari sini <em>blogger </em>membuktikan bahwa kita tidak cuma bisa nulis dan ngomong, tapi bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat secara nyata di sekitar kita.</p>
<p>Tahun 2009 yang digawangi oleh <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/">Mas Iman Brotoseno</a>, mengangkat tema &#8220;One Spirit One Nation&#8221;. Selama lebih dari 2 tahun ini, ternyata semangat &#8220;aku blogger Indonesia&#8221; telah mengakar di dada kita.. Blogger yang bertebaran di seantero negeri, dengan komunitas dan kegiatannya masing-masing, telah memberikan kontribusi yang insya Allah berarti untuk bangsa kita. Kita yang punya satu semangat untuk demokrasi dan kebebasan berekspresi (yang bertanggungjawab) demi kemajuan bangsa kita.</p>
<p>Selamat buat panitia Pesta Blogger semua, salut saya untuk kalian yang telah dengan sukses menyelenggarakan Pesta Blogger selama 2 tahun terakhir ini <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Buat teman-teman, bagaimana kesan kalian yang datang di Pesta Blogger kemarin?</p>
<p><em>Mohon maaf tulisan laporannya cuma segini.. <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Maaf juga ga bisa ngupload foto, kemarin ga bawa kamera digital..</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/25/sedikit-laporan-dari-pesta-blogger-2009-apakah-semangat-ngeblog-teman-teman-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Launching Komunitas Blogger Bekasi: Walikota Bekasi Menyiapkan Hadiah dari Kantongnya Sendiri!</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/10/22/launching-komunitas-blogger-bekasi-walikota-bekasi-menyiapkan-hadiah-dari-kantongnya-sendiri/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/22/launching-komunitas-blogger-bekasi-walikota-bekasi-menyiapkan-hadiah-dari-kantongnya-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 00:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=825</guid>
		<description><![CDATA[dicopy paste sesuai permintaan penulisnya dari Walikota Bekasi Siapkan Hadiah Total Rp 45 Juta untuk Lomba Penulisan Blog dan Foto Sebuah kebanggaan dan keharuan tersendiri dirasakan oleh segenap pengurus serta anggota Komunitas Blogger Bekasi saat Walikota Bekasi H.Mochtar Muhammad secara spontan menyiapkan hadiah lomba penulisan blog dan foto bertema “Aku Cinta Bekasi”dari kantung sendiri senilai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>dicopy paste sesuai permintaan penulisnya dari </em> <a href="http://daengbattala.com/?p=785">Walikota Bekasi Siapkan Hadiah Total Rp 45 Juta untuk Lomba Penulisan Blog dan Foto</a></p>
<p>Sebuah kebanggaan dan keharuan tersendiri dirasakan oleh segenap pengurus serta anggota <a href="http://bloggerbekasi.com/" target="_blank">Komunitas Blogger Bekasi</a> saat Walikota Bekasi H.Mochtar Muhammad secara spontan menyiapkan hadiah lomba penulisan blog dan foto bertema “Aku Cinta Bekasi”dari kantung sendiri senilai total Rp 45 juta.</p>
<p>Momen berharga itu terjadi ketika kemarin,Sabtu(17/10) digelar peluncuran Komunitas Blogger Bekasi bertempat di Teras Gloria Jean’s Cafe Bekasi Cyber Park dan diresmikan langsung oleh pucuk tertinggi pemerintah Kota Bekasi tersebut. Acara yang dihadiri oleh sekitar 150 orang termasuk Taufik Mihardja, Direktur <a href="http://kompas.com/">Kompas dot com </a>(sponsor Blogger Bekasi), <a href="http://prayitnoramelan.kompasiana.com/">Prayitno Ramelan</a> (Blogger Senior Kompasiana), <a href="http://budiputra.com/">Budi Putra</a> (Country Editor Yahoo Indonesia) serta perwakilan sejumlah komunitas blogger daerah berlangsung semarak dan meriah.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="sambutanwalikotabks" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2009/10/sambutanwalikotabks1-300x225.jpg" alt="sambutanwalikotabks" width="300" height="225" /></p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-825"></span>Walikota Bekasi menyatakan menyiapkan hadiah uang bagi lomba penulisan blog dan foto masing-masing untuk Juara pertama, kedua dan ketiga sebesar Rp 10 juta, Rp 7,5 juta dan Rp 5 juta. “Uang hadiah ini saya ambil dari kantung pribadi sendiri, jadi tidak akan menganggu APBD Bekasi,” tukas Mochtar Muhammad dengan mata berbinar yang langsung disambut tepuk tangan dan sorak sorai hadirin. Lomba yang rencananya berlangsung hingga 17 November 2009 ini akan dipimpin oleh <a href="http://pepihnugraha.com/">Pepih Nughaha</a> (Jurnalis senior Kompas dan admin Kompasiana) sebagai Ketua Tim Juri. Rencananya, penyerahan hadiah lomba bagi para pemenang akan diadakan pada sebuah upacara resmi di Balaikota Bekasi.</p>
<p>Aris Heru Utomo, Ketua Komunitas Blogger Bekasi, menyambut gembira dukungan spontan Walikota Bekasi bagi keberadaan komunitas ini bahkan siap memberikan hadiah bagi lomba blog dan foto. “Kami sangat bangga dan terharu karena pada awal pendeklarasian komunitas ini, Pemkot Bekasi melalui Bapak Walikota Mochtar Muhammad, memberikan sokongan penuh bahkan secara pribadi menyiapkan hadiah lomba blog dan foto. Ini sangat berarti bagi pengembangan komunitas ini kedepan dalam mendukung program-program pemerintah Bekasi dengan tentu saja tidak menghilangkan sikap kritis dan independensi blogger dalam mengungkapkan pendapatnya”, ujar Aris sumringah.</p>
<p>Selain sambutan dari Walikota Bekasi, para perwakilan sponsor kegiatan masing-masing dari Telkom Speedy Bekasi, XL dan Kompas dot com juga menyampaikan sambutan serta ucapan selamat atas kelahiran Komunitas Blogger Bekasi. Henry Wijayanto, perwakilan dari XL menyatakan salut dan ikut berkomitmen mendukung kegiatan blogger bekasi ditengah era “mobile internet” dan “mobile internet” dewasa ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="talkshow-beblog-1" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2009/10/talkshow-beblog-1-300x225.jpg" alt="talkshow-beblog-1" width="300" height="225" /></p>
<p>Usai prosesi peresmian, dilanjutkan dengan Talkshow bertema “Menembus Tapal Batas Bekasi Melalui Blog” yang menghadirkan narasumber Marsekal (Purn) <a href="http://chappyhakim.kompasiana.com/">Chappy Hakim</a>, mantan KSAU RI yang baru saja meluncurkan buku catatan blognya di Kompasiana berjudul “Cat Rambut Orang Yahudi”, <a href="http://blogombal.org/">Antyo”Paman Tyo”Rentjoko </a>(tokoh blogger bekasi) dan <a href="http://pepihnugraha.com/">Pepih Nugraha</a> (jurnalis Kompas dan admin portal blog Kompasiana). Talkshow ini dipandu oleh <a href="http://vavai.com/">Masim”Vavai”Sugianto </a>seorang praktisi internet dan open source asal Bekasi.</p>
<p>Sebelum talkshow dimulai, Pak Chappy Hakim secara spontan mengajak hadirin untuk menyumbangkan sebagian rezekinya pada Korban Gempa di Padang. Beliau meraih uang dari dompet dan menyerahkannya kepada panitia yang kemudian meneruskannya kepada peserta yang hadir. Di akhir acara terkumpul dana sebesar Rp 999.000 dan diserahkan kepada Pepih Nugraha yang akan menyalurkannya ke DKK (Dompet Kepedulian Kompas) minggu depan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="cinderamatautknarasumbertalkshow" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2009/10/cinderamatautknarasumbertalkshow-300x225.jpg" alt="cinderamatautknarasumbertalkshow" width="300" height="225" /></p>
<p>Menjelang penutupan acara, sejumlah perwakilan komunitas daerah yang hadir menyampaikan testimoninya. Mereka antara lain dari Komunitas Blogger Garut, Begawan-Solo, TPC (Tugu Pahlawan Community) Surabaya, Blogger Ngalam dari Malang, Blogger Depok, Wongkito Palembang, BHI (Bunderan Hotel Indonesia) Jakarta dan Kompasiana.</p>
<p>Linda Djalil, mantan wartawan senior Tempo dan Gatra mewakili Komunitas Blogger Kompasiana menyatakan kegembiraan atas kehadiran komunitas blogger Bekasi. “Saya mengharapkan kehadiran komunitas ini tidak hanya meramaikan aktifitas blog di Indonesia namun juga memberikan kontribusi positif bagi daerah Bekasi,”ujarnya.</p>
<p>Acara ditutup dengan foto bersama dan pembagian doorprize serta goodie bag Kompas dot com untuk para peserta. Hadiah doorprize disediakan oleh Restoran Samikuring Cikarang berupa voucher makan Rp 50 ribu dan dari perusahaan hosting First Server yang menyediakan hadiah hosting internet blog gratis.</p>
<p>Maju terus Blogger Bekasi !!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/22/launching-komunitas-blogger-bekasi-walikota-bekasi-menyiapkan-hadiah-dari-kantongnya-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog, Media dengan Status Unik dan Segmen Pembaca</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/10/16/blog-media-dengan-status-unik-dan-segmen-pembaca/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/16/blog-media-dengan-status-unik-dan-segmen-pembaca/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 08:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[media massa]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung blog]]></category>
		<category><![CDATA[segmen blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=807</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya apa yang disebut sebagai sebuah media massa adalah media cetak dan elektronik saja. Sampai saat ini, sepanjang pengetahuan saya media internet atau online tidak termasuk ke dalam media elektronik. Karena itu internet termasuk ke dalam kategori new media, hal ini dikarenakan unsur media massa dari media internet yang belum semuanya bisa terpenuhi. Unsur-unsur tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_820" class="wp-caption alignleft" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-820" title="20.000 a day start a blog from London Underground Tube Diary" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/10/85515856_e56aae92bf.jpg" alt="20.000 a day start a blog from London Underground Tube Diary" width="500" height="444" /><p class="wp-caption-text">20.000 a day start a blog from London Underground Tube Diary</p></div>
<p>Sesungguhnya apa yang disebut sebagai sebuah media massa adalah media cetak dan elektronik saja. Sampai saat ini, sepanjang pengetahuan saya media internet atau online tidak termasuk ke dalam media elektronik. Karena itu internet termasuk ke dalam kategori <em>new media</em>, hal ini dikarenakan unsur media massa dari media internet yang belum semuanya bisa terpenuhi. Unsur-unsur tersebut adalah : Komunikator (pemberi pesan) yang profesional dan terlembaga, Komunikan (penerima pesan) yang heterogen dan pesan yang serentak serta kontinu.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu media online yang saya yakin akrab dengan kita adalah blog. Untuk memenuhi unsur media massa jelas blog tidak bisa masuk ke dalamnya. Sebagian besar blog yang ada di dunia maya bukanlah milik komunikator yang profesional dan terlembaga, justru jumlah pemilik blog yang individu yang nampaknya lebih banyak dan mereka dari beragam latar belakang yang berbeda (tidak selalu profesional). Walaupun di luar negeri ada beberapa personal blog yang dimiliki oleh karyawan perusahaan besar dan ditujukan untuk <em><a href="http://boeingblogs.com/randy/">branding</a></em><a href="http://boeingblogs.com/randy/"> dan promosi perusahaannya</a>, namun tetap saja blog ini adalah blog yang diatasnamakan secara personal.</p>
<p><span id="more-807"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Atas dasar inilah maka blog bisa dikatakan sebagai sebuah media yang unik, sebagai sebuah media ia adalah penyampai pesan kepada khalayak luas, namun ia bukanlah produk jurnalistik professional. Kalau menurut blog dunia anggara blog itu berada di antara karya jurnalistik dan pamflet gelap, namun saya sendiri lebih suka mengkategorikannya sebagai media alternatif. Alternatif, berarti adalah opsi lain di luar yang sudah ada. Maka blog sebagai media alternatif adalah pilihan pencarian informasi, wawasan dan pengetahuan di luar media umum. Begitu pula blogger sebagai pemilik blog, blogger meskipun ia adalah <a href="http://nengratna.blogspot.com">anak SMA</a>, <a href="http://rusabawean.com/">Mahasiswa</a>, <a href="http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/">Guru</a>, <a href="http://anisarahmanti.wordpress.com/">Ibu Rumah Tangga</a> namun ia adalah para <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/06/15/hati-hati-dengan-tulisan/">penggagas alternatif</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun meskipun sebagai media alternatif, blog punya kekuatan. Saat ini blog bisa dikatakan memiliki kekuatan yang sepadan dengan media-media umum. Terutama dalam hal kecepatan penyajian berita, apa lagi microblogging juga tengah ”menjamur”. Dalam istilah jenis berita bisa dikatakan kalau microblogging itu menyajikan <em>straight news</em> atau <em>breaking news</em> sedangkan blog menyajikan <em>in-depth news</em> atau <em>feature</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah sebelum saya terlalu banyak berbicara soal konsep jurnalistik, saya akan kembali ke jalan yang benar postingan kali ini *halah*.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah media massa apapun bentuknya pasti memiliki pembaca, pemirsa, penonton, pendengar, penikmat dan sebutan lainnya untuk audien. Audien ini biasanya akan menjadi setia dalam artian akan selalu membaca, memirsa, menonton atau mendengar media yang disukai dan menurutnya memberikan banyak informasi bermanfaat. Audien inilah yang akan  menjadi pelanggan setia dari sebuah media massa. Namun ada satu sifat khas dari audien yang menjadi pelanggan setia ini, yaitu homogen baik dari usia, kelas sosial, hobi, pekerjaan, bahkan jenis kelamin meskipun tidak 100 %. Oke, sebaiknya saya memberikan contoh biar kita sama-sama tidak bingung ya.</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Harian <a href="http://kompas.com">Kompas</a>, kita tahu adalah salah satu media cetak yang cukup popular      saat ini. Hampir setiap paginya kita akan menjumpai orang membaca harian      yang didirikan P.K. Ojong dan Jakob Oetama ini, namun coba anda perhatikan      siapa yang paling banyak membaca Kompas? Melihat konten dan bahasa yang      bisa dikatakan cukup “berat” dan mendalam, Kompas cenderung dibaca oleh      kalangan menengah ke atas, dengan usia kira-kira 25-50 tahun. Bandingkan      dengan <a href="http://jawapos.co.id/">Jawa Pos</a> (di Jakarta Indo Pos), dengan konten dan bahasa yang      ringan dan cukup mudah dipahami maka Jawa Pos biasa dibaca oleh kalangan      menengah ke bawah dan mungkin sebagian kalangan atas, kisaran usia 20-50      tahun.</li>
<li><a href="http://www.globaltv.co.id">Global TV</a>, coba kita perhatikan program-programnya. Bisa dikatakan      cukup beragam, mereka punya Nicklodeon untuk acara anak, MTV untuk acara      musik dan anak muda dan acara-acara lainnya. Maka bisa dikatakan audien      Global TV adalah keluarga, khususnya keluarga muda. Berbeda dengan <a href="www.rcti.tv">RCTI</a> meskipun mungkin sama-sama ditonton oleh keluarga, namun kecenderungan      pemirsanya adalah keluarga yang sedikit lebih tua.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Lingkup audien dengan karakteristik itulah yang dinamakan segmen. Maka kalau koran, majalah dan tabloid punya segmen pembaca. TV dan radio punya segmen pemirsa dan pendengar. Nah bagaimana dengan blog? Blog pun punya segmen pembaca, melihat segmen ini bisa dilihat dari konten blog itu seperti apa, misalnya <a href="http://ayongeblog.com">ayongeblog.com</a> ini ditujukan untuk segmen pengunjung <a href="http://http://www.ayongeblog.com/about/">blogger aktif, blogger kurang aktif bahkan mereka yang bukan blogger.</a> Blog lain seperti <a href="http://bandungkeun.com/">bandungkeun.com</a> yang membahas tentang informasi seputar kota bandung sehingga segmen pengunjungnya adalah warga kota Bandung sendiri plus wisatawan yang ingin mengetahu apa saja yang ada di Bandung, contoh lain <a href="http://www.bloggerngalam.com/">bloggerngalam.com</a> yang merupakan blog komunitas bagi para blogger yang ada di kota Malang, maka sudah pasti segmen pengunjungnya adalah para blogger di kota Malang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan melihat konten serta gaya bahasa dari sebuah blog plus halaman “tentang blog” (kalau ada) maka kita akan tahu apa segmen pengunjung blog ini. Pengunjung blog yang termasuk dalam bisa dikatakan pengunjung setia apabila rajin berkomentar atau bahkan berlangganan artikel-artikel yang ada dalam blog tersebut (Visitor Loyalty), sehingga mereka yang mampir tanpa sengaja (pencarian kata kunci di google lalu “kesasar” ke sebuah blog) dalam pandangan saya tidak bisa dikategorikan segmen pengunjung sebuah blog. Sedangkan untuk blog personal, ini juga agak sulit sih menentukan segmen pengunjung blognya, kecuali para blogger yang sudah terkenal seperti <a href="http://jonru.net">Jonru</a> atau <a href="http://romisatriawahono.net">Romi Satria Wahono</a> yang blognya sangat ramai dikunjungi.</p>
<p style="text-align: justify;">Oke, Semoga Bermanfaat ya! Blog itu Unik maka kalau ngeblog kita akan menjadi bagian dari keunikan itu. Salam!</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/16/blog-media-dengan-status-unik-dan-segmen-pembaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Overview Bisnis Online Paid Review (Part 2)</title>
		<link>http://www.ayongeblog.com/2009/09/21/overview-bisnis-online-paid-review-part-2/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/09/21/overview-bisnis-online-paid-review-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 17:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wikan.pribadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain-lain]]></category>
		<category><![CDATA[$]]></category>
		<category><![CDATA[advertiser]]></category>
		<category><![CDATA[affiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[affiliates]]></category>
		<category><![CDATA[amazon]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online paid review]]></category>
		<category><![CDATA[blog$preneur]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogspreneur]]></category>
		<category><![CDATA[broker]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja]]></category>
		<category><![CDATA[dollar]]></category>
		<category><![CDATA[google adsense]]></category>
		<category><![CDATA[money]]></category>
		<category><![CDATA[paid review]]></category>
		<category><![CDATA[paid to review]]></category>
		<category><![CDATA[pay per click]]></category>
		<category><![CDATA[sponsoredreviews]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Sebelumnya : Overview Bisnis Online Paid Review (Part 1) Apa Kelebihan dan Kekurangan dari Paid Review? Setiap bisnis online memiliki kelebihan dan kekurangan, beberapa kelebihan dan kekurangan paid review antara lain sebagai berikut, Kelebihan: - Nilai pendapatan yang dapat anda peroleh berkisar $5 s/d $1000 per artikel review, bahkan lebih. - Jumlah pendapatan bergantung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel Sebelumnya : <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/09/20/overview-bisnis-online-paid-review-part-1/">Overview Bisnis Online Paid Review (Part 1)</a></p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/apa-kelebihan-dan-kekurangan-dari-paid-review/"><strong>Apa Kelebihan dan Kekurangan dari Paid Review?</strong></a></p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/money.jpg"><img src="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/money.jpg" alt="money" title="money" width="171" height="171" class="aligncenter size-full wp-image-537" /></a></p>
<p>Setiap <strong>bisnis online</strong> memiliki <strong>kelebihan</strong> dan <strong>kekurangan</strong>, beberapa kelebihan dan kekurangan <strong>paid review</strong> antara lain sebagai berikut,</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/plus-minus.png"><img src="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/plus-minus.png" alt="plus-minus" title="plus-minus" width="128" height="128" class="aligncenter size-full wp-image-536" /></a></p>
<p><strong>Kelebihan</strong>:<br />
- Nilai pendapatan yang dapat anda peroleh berkisar $5 s/d $1000 per artikel <em>review</em>, bahkan lebih.<br />
- Jumlah pendapatan bergantung kepada anda, semakin banyak artikel <em>review</em> yang anda buat, maka semakin besar penghasilan anda.<br />
- Proses pembayaran dilakukan minimal 2 minggu sekali, tanpa minimal pembayaran, berapapun pendapatan anda pada jangka waktu tersebut, maka akan dikirimkan kepada anda.<br />
- Anda dapat mendaftarkan lebih dari satu <strong>Blog</strong> untuk mengikuti <strong>bisnis online paid review</strong>.</p>
<p><span id="more-801"></span></p>
<p><strong>Kekurangan</strong>:<br />
- Untuk saat ini artikel <em>review</em> yang harus anda buat harus dalam bahasa inggris, walaupun saat ini sudah terdapat beberapa layanan <strong>paid review</strong> lokal, seperti <strong>ReviewMu</strong> dan <strong>AdReviewCamp</strong>, namun belum terlalu terlihat perkembangannya dibandingkan dengan layanan <strong>paid review</strong> internasional, seperti <strong>SponsoredReviews</strong>.<br />
- Bukanlah hal yang mudah untuk memiliki <strong>Blog</strong> dengan <strong>Page Rank</strong> dan <strong>Alexa Rank</strong> yang bagus, dimana hal ini terkait dengan banyaknya <strong>Advertiser</strong> yang akan tertarik untuk memasang artikel <em>review</em> di <strong>Blog</strong> anda.</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/beberapa-layanan-paid-review/"><strong>Beberapa Layanan Paid Review</strong></a></p>
<p>Saat ini cukup banyak layanan <strong>Paid Review</strong> yang dapat anda ikuti, namun hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah bahwa mereka benar-benar melakukan <strong>pembayara</strong>n, berikut adalah beberapa layanan <strong>Paid Review</strong> yang telah terbukti melakukan <strong>pembayaran</strong>, antara lain:</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/paid-review.jpg"><img src="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/paid-review.jpg" alt="paid-review" title="paid-review" width="368" height="506" class="aligncenter size-full wp-image-540" /></a></p>
<p>Setiap layanan <strong>paid review</strong> memiliki aturan main sendiri, walaupun secara umum hampir sama, selain itu tentunya setiap layanan <strong>paid review</strong> juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com">Blog$preneur</a> : <a href="http://www.blogspreneur.com">Be Entrepreneur With Your Blog$</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/09/21/overview-bisnis-online-paid-review-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

