Ajak Dokter Itu NgeBlog ! Dan Profesi yang Lain Pula

Rasanya sudah sangat lama aku ga nulis disini lagi. Jadi kangen juga. Ketika ada email dari Ilman, bahwa Ayo ngeBlog akan di “lahirkan kembali”, semangatku untuk ngeblog kembali juga. Hmm.. disinilah salah satu letaknya keuntungan menjadi bagian sebuah komunitas blog. Disaat salah satu blogger menjadi lemah, ada blogger-blogger lain yang mencambuk kita untuk bangkit lagi. Terima kasih buat teman-teman di Ayo ngeBlog yang udah memberikan itu.

Sekedar berbagi info, beberapa waktu yang lalu di kampus saya, Fakultas Kedokteran UGM, diadakan seminar mengenai blog. Intinya adalah memanfaatkan blog untuk berbagi ilmu kepada orang lain. Pembicaranya saya sendiri. Sekalian mengajak rekan-rekan di kampus yang tak hanya gila baca aja, tapi juga harus gila nulis.

Kenapa spesifik ke mahasiswa kedokteran ?

Secara pribadi saya melihat, dokter-dokter sekarang masih banyak yang belum membagi ilmunya melalui media blog. Coba bayangkan ketika para dokter-dokter Indonesia (di negara kita ada 57 Fakultas Kedokteran negeri dan swasta), dapat membagi ilmunya secara gratis di internet. Mungkin, masyarakat akan dapat dicerdaskan oleh ilmu kesehatan dari sumber yang tepat. Bukan asal “katanya”.

Ketika nantinya salah satu blogger membaca artikel dokter tadi, kemudian menyebarkannya –minimal ke keluarganya sendiri– maka tak pelak lagi, pengetahuan kesehatan masyarakat akan meningkat. Ujung-ujungnya adalah semakin sedikitnya orang sakit yang berkunjung ke dokter. Hasil akhirnya adalah banyak orang sehat, dan tentu saja akan diikuti oleh bangsa yang cerdas.

Kamu bisa ikuti cara saya

Tak perlu ilmu tentang blog yang tinggi-tinggi amat untuk membagi semangat blog kepada orang lain. Bukan ilmunya yang penting, tapi semangatnya. Ketika kita menjalaninya dengan semangat, orang lain pun akan menjalankan apa yang kita suruh dengan semangat pula.

Cara yang bisa kamu pakai adalah dengan mengumpulkan beberapa orang di kampus, sekolah, atau lingkungan kerja disekitarmu. Ajak untuk berdiskusi dalam lingkaran-lingkaran group diskusi yang kecil. Atau kamu bisa memilih skala yang sedikit lebih besar dengan mengadakan seminar di lingkungan mu. Bagi yang masih di kampus, awali dulu dengan minta izin ke BEM atau lembaga mahasiswa yang mengurusi itu. Sehingga pengaruhnya bisa lebih kuat lagi.

Ada sedikit trik agar cukup banyak peserta yang bisa datang. Gunakan uang. Yup, lembaran-lembaran duit itu bisa jadi penstimulus awal agar para blogger pemula tertarik untuk ngeblog. Tak perlu banyak-banyak, sedikit saja. Nanti ketika ditengah acara kita bisa menyisipi dengan mengajak mereka untuk membuat blog.

Memang motivasi untuk ngeblog menggunakan uang tidak terlalu baik, karena jiwa dari sebuah blog itu dapat hilang. Namun menurut saya, cara-cara seperti ini cukup berhasil menarik perhatian blogger-blogger pemula. Nantinya terserah kemampuan kita bagaimana memotivasi mereka agar bisa ngeblog dengan hati (mengutip kata-katanya Ndoro Kakung).

Jangan lupa follow up !

Setelah sesi seminar blog selesai, hal yang paling penting dan terlupakan bagi kebanyakan seminar adalah follow up. Ya, ibarat anak ayam yang baru menetas, blogger-blogger baru ini masih banyak kebingungan untuk mencari tempat belajar yang tepat, masih cukup sulit mencari semangat ngeblog. Jadi harus ada kita yang mengingatkan. Atau jika nantinya mereka sudah memiliki blog, kita dapat menjadi salah satu pengunjung rutin blog mereka, dengan meninggalkan jejak komen misalnya.

Ini hasilku, hasilmu mana ?

Sesuai tagline baru Ayo ngeBlog : Ayo Jadi Blogger Bermanfaat !, saatnya menunjukkan kebermanfaatan kita sebagai blogger. Banyak cara yang bisa kita lakukan. Salah satunya adalah dengan mengajak orang lain menjadi blogger juga. Seperti yang saya lakukan, adalah mengajak rekan-rekan calon dokter di kampus saya untuk ngeblog.

www.AnaHumayrah.com

Salah satu peserta yang akhirnya terprovokasi untuk membuat blog adalah rekan saya Tari (www.anahumayrah.com). Langsung keesokan harinya ia meminta saya untuk membuatkan blognya. Saya akhirnya dapat memprovokasi memindahkan tulisan-tulisan notes di akun Facebooknya ke blog. Dengan iming-iming akan dibaca lebih banyak orang. Akhirnya dia nurut, dan mulai beberapa hari yang lalu resmi menjadi blogger. Selamat tar..

Nah, komunitas di sekitar kalian juga membutuhkan bantuan kalian agar mereka tersadar mengenai betapa seru dan bermanfaatnya memiliki sebuah blog. Mungkin nanti kita akan banyak mengenal profesi baru : blogger dokter, blogger polisi, blogger pengacara, blogger insinyur, blogger perawat, dan blogger-blogger profesi lainnya.

Saya juga sedang memulai membangun sebuah blog untuk profesi saya kedepan, yakni di www.anakfk.com. Silahkan buat untuk profesi mu juga.

Harapannya cuma satu.

Berbagi ilmu. Ya, dengan semakin banyaknya profesi-profesi tadi membagikan ilmunya, akan membuat wawasan kita semakin bertambah. Semakin banyak pula ilmu-ilmu gratis yang bisa kita dapatkan di internet.

Mau kan ?

Ayo ngeBlog !

Popularity: 1% [?]

Related posts:

  1. Daripada Ngelakuin yang Lain, Mendingan NgeBlog Bukan?
  2. Fadli: Dokter Ngeblog
  3. Kita Semua yang Satu Semangat: Mengajak Orang Lain untuk Menjadi Blogger
  4. Blogger Itu, Mirip dengan Dokter!
Gagas Roman Indonesia

About the Author

Seorang blogger, graphic & web designer, entrepreneur dan sekaligus masih menjadi mahasiswa kedokteran di Universitas Gadjah Mada angkatan 2008. Selalu ingin membagi ilmu kepada orang banyak, kapanpun, dimanapun. Kunjungi blog pribadinya di www.wilihandarwo.com.