BlackBerry, Blog, dan Bisnis

blackberry Tahun 2009 memang tahunnya BlackBerry. Banyak orang yang berpaling dan membeli telpon pintar itu. Bahkan beberapa ponsel yang tidak sepintar BlackBerry terkena cipratan rejeki karena dibuat mirip. Apalagi diiklankan bisa mengakses facebook, twitter, dan sebagainya. Padahal hal-hal itu sudah bisa dilakukan ponsel yang sudah ada dari dulu, selama sudah punya fasilitas GPRS dan punya browser.

BlackBerry awalnya dikembangkan untuk bisnis. Fitur email dan messagingnya memudahkan penggunanya untuk selalu update di mana saja. Kemudian kelompok 2.0 menemukan bahwa mereka bisa menggunakannya untuk update status jaringan sosialnya. Mungkin, mayoritas pengguna BlackBerry lebih banyak menggunakannya untuk keperluan itu daripada bisnis.

Mengupdate status memang menyenangkan. Tapi apakah itu punya pengaruh ke bisnis AKA menghasilkan uang? Bisa ya, bisa tidak. Kalau kita artis yang harus selalu update agar tidak dilupakan fans, mungkin kita harus selalu update status. Mungkin kita juga bisa menggunakannya untuk membuat jaringan bisnis. Tapi kalau mau jujur, hal ini langka. Kalau kita mr/miss update yang selalu mengupdate status seperti: ‘wah, jalanan macet pagi ini :( ‘ lalu 5 menit lagi lanjut ‘duhhh… ternyata ada truk mogok’. Sampai akhirnya ‘alhamdulillah, gak telat sampai kantor…kurang 5 menit lagi ;) ’. Saya tidak bilang itu jelek. Tapi ada gunanya untuk membentuk jaringan bisnis? Saya rasa tidak.

Blog kebalikan dari BlackBerry. Awalnya dibuat untuk web log, atau catatan online. Namun banyak yang kemudian memanfaatkannya sebagai CMS website. Isinya? Bisa apa saja. Mulai dari diary online, knowledge sharing, sampai memasarkan produk. Yang ingin saya tekankan di sini: blog anda untuk apa?

Ada orang yang menulis di blog karena memang suka. Karena yang ditulis memang berguna (atau menarik), akhirnya membuat peluang baru untuk empunya blog. Mulai dari yang paling sederhana, memasang iklan, sampai tawaran bisnis. Mulai dari nulis buku sampai jadi artis. Mereka yang merasakan keuntungannya mulai menseriusi blognya. Tapi banyak juga yang berhenti di tengah jalan karena merasa jenuh, blognya gak kemana-mana. Padahal blognya sudah populer, dikunjungi banyak orang, menghabiskan banyak waktu. Tapi toh hasilnya tidak seberapa. Popularitas blog memang tidak selalu berbanding lurus dengan penghasilan blog. Blog yang dikunjungi 500rb unique visitor, mungkin cuma menghasilkan US$ 1000 perbulan. Tapi saya juga pernah menemukan blog yang bisa menghasilkan uang yang sama dari 500an pengunjung saja sehari. Logikanya, kalau punya traffic 1000x lebih besar, harusnya incomenya juga 1000x lebih besar dong! Gak juga ternyata.

Apa yang membedakan keduanya? Blog yang terakhir memang dibuat sebagai blog bisnis. Saya mempelajari bahwa monetize blog itu tidak sesederhana yang sering dibahas orang. Banyak buku ‘nyari duit online’ atau tips dari blogger yang bilang cukup nyari peringkat tinggi di Google, nyari visitor yang banyak, lalu pasang AdSense. Nonsense. Kalau kita ingin serius mencari uang dari blog, maka kita harus memperlakukannya sebagai bisnis. Kita harus punya planning, kalau perlu bussines plan sampai ke sales funnel. Mulai dari content, layout, SEO, produk, affiliasi, dan sebagainya. Kalau memang untuk senang-senang dan memasang iklan sebagai tambahan untuk bayar hosting+domain, itu lain cerita. Tinggal pasang layanan PPC, dan gak perlu diurus. PPC memang paling gampang, tapi nilainya juga paling kecil.

Saya tidak bermaksud menulis ini untuk membuat teman-teman patah semangat dan batal ngeblog. Sebaliknya, kalau teman-teman mulai ngeblog karena dengar gosip nyari uang dari blog itu gampang, itu memang cuma gosip. Dalam hitungan minggu atau bulan, blog yang mulai dengan motivasi seperti ini biasanya sudah patah arang. Sama seperti di dunia nyata, gak ada cara nyari uang yang gampang. Butuh kerja keras.

Banyak alasan lain untuk ngeblog. Dan rata-rata blogger yang mulai dengan alasan lain itu punya dedikasi tinggi ketimbang blogger yang mulai karena ingin dapat uang ‘panas’. Saya berharap, teman-teman mulai ngeblog dengan alasan itu. Kalaupun ingin punya blog untuk mencari uang, sudah siap memperlakukannya sebagai bisnis dan mau bekerja keras.

Popularity: 5% [?]

Related posts:

  1. 5K Kunci Sukses Bisnis Online dari ngeBlog
Gagas Roman Indonesia

About the Author

Sudah ngeblog beberapa tahun. Saat ini yang sedang diseriusi adalah blog berbahasa Inggris di CAD Notes. Cukup beruntung bahwa blog tersebut dalam waktu singkat cukup 'disegani'. Antara lain menggawangi sesi ask the expert di situs komunitas principle, memperoleh software gratis, dsb ;) Juga memperoleh akses ke beta program dan prelaunch info sebelum informasi resmi dipublish untuk umum... meski dari sisi nominal masih sedikit ;)