Gracia Paramitha : Tentang Blog dan Cinta Lingkungan

Delegasi Indonesia di COP-15

Delegasi Indonesia di COP-15

Sebelumnya Ayo Ngeblog! hendak mengucapkan Selamat Tahun Baru 2010 kepada teman-teman semuanya. Semoga di tahun yang baru ini teman-teman semakin semangat ngeblog dan membawa banyak perubahan positif bagi kita semua ya.

Untuk pembuka tahun yang baru ini, tentu akan semakin baik kalau kita bisa berbagi inspirasi dan pengalaman yang positif. Karena itu dalam artikel kali ini kita akan berkenalan dengan seorang blogger asal Sidoarjo, bernama lengkap Gracia Paramitha atau biasa dipanggil Grace. Grace ini sebagai seorang blogger memilih menuliskan postingan yang bertemakan cinta kepedulian terhadap lingkungan, niche yang nampaknya jarang tersentuh bukan?

“Saya mulai mencoba ngeblog sejak masuk kuliah di departemen HI (Hubungan Internasional), FISIP UNAIR tahun 2007 sekitar bulan Desember. Motivasi membuat blog adalah untuk mempublikasikan karya tulis yang pernah dibuat sebelumnya dan tentunya ingin mengikuti perkembangan zaman.” Begitu kata Grace ketika ditanya apa motivasinya ngeblog. Pada dasarnya gadis satu ini memang punya hobi menulis, khususnya menulis artikel, selain hobi lainnya seperti menyanyi, menari (Sampai sekarang ia biasa menarikan tarian Remo, tarian khas Jawa Timur untuk beberapa acara), membaca buku dan membuat lagu.

Grace yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa Hubungan Internasional, FISIP Universitas Airlangga Surabaya menjadikan isu lingkungan sebagai konten dalam blognya yang beralamat di theamazing-grace.blogspot.com ini sebagai wadah informasi dan hasil karyanya dalam memperjuangkan lingkungan, dari situ ia berharap informasi ini bisa terus terbagi dan tersosialisasi secara global. “saya menggunakan fasilitas blog sebagai media atau wadah dalam menjaring generasi muda lainnya untuk tergerak dan peduli dengan lingkungan.” Lanjut gadis berkacamata ini.

Berawal dari terpilihnya Grace sebagai Puteri lingkungan hidup 2002 yang diadakan oleh Tunas Hijau Club, salah satu LSM lingkungan lokal di Surabaya. Sejak saat itu, wanita yang pada tahun 2008 lalu menjadi Mahasiswa Berprestasi FISIP Universitas Airlangga mulai aktif dan terus berkampanye tentang lingkungan hidup bersama Tunas Hijau Club sampai sekarang. Bahkan beragam kegiatan yang berkaitan dengan isu lingkungan hidup membawanya berkeliling ke banyak tempat, misalnya dua kali pertemuannya dengan Presiden Indonesia SBY dan Megawati di Istana Bogor dan 2003 dan 2006 untuk perayaan Hari Flora dan Fauna Nasional serta Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Tak hanya Indonesia, Grace juga sudah mengunjungi beberapa negara seperti Australia dalam acara Millennium Kids International Environmental Children Conference tahun 2002 dan yang terakhir adalah Kopenhagen, Denmark dalam acara Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-15 (COP 15) pada tanggal 7-12 Desember 2009 lalu.

Grace dan Rombongan dari Indonesia

Grace dan Rombongan dari Indonesia

Selama di Kopenhagen Grace menjadi The Shadowing Negotiation Team, membantu tim Ibu Liana Bratasida dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam Subsidiary Bodies for Implementation (SBI) Meeting, dari tanggal 7-12 Desember 2009. Pada tanggal 8 Desember ia mengikuti SBI opening plenary, di Kopenhagen ia juga mengikuti pertemuan informal antar negara yang membahas agenda capacity building. Tidak hanya Grace delegasi muda Indonesia yang berangkat ke Kopenhagen, selain Grace ada juga kedua rekannya Siti Nur Alliah dari Kalimantan Tengah dan Ghian Tjandaputra dari Jakarta.

Grace (kanan) bersama Siti Nur Alliah dan Ghian Tjandraputra

Grace (kanan) bersama Siti Nur Alliah dan Ghian Tjandraputra

Banyak gagasan atau ide yang ingin dibagi dan direalisasikan oleh Grace sepulangnya dari Kopenhagen. “saya berencana membuat simulasi negosiasi bagi generasi muda Indonesia di tahun 2010, bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup, Kementrian Luar Negeri, dan British Council. Selain itu, saya juga mengusulkan kepada pemerintah kota Surabaya untuk mengurangi sampah kantong plastik dengan cara meminta kompensasi dana sebesar 3000-4000 rupiah dari pembeli jika berbelanja di hypermarket. Hal ini terinspirasi dari kebijakan lingkungan kota Kopenhagen” urai Grace yang juga jago berbahasa mandarin dan pernah menjuarai Debat Bahasa Mandarin ini.

Kalau teman-teman membaca blognya Grace teman-teman akan menemui artikel-artikel yang cenderung ilmiah dalam membahas lingkungan, menurut Grace yang juga pernah mejadi Co-Brand Ambassador of Pantene dalam acara “Siti Nurhaliza Cari bintang Pantene” artikel-artikel yang ditulisnya di sana sebagian besar memang merupakan tugas kuliahnya yang setelah dinilai dosen baru diposting di blognya. Menurutnya kampanye lingkungan lewat blog termasuk positif karena kampanye melalui blog dapat mengurangi sampah kertas dan semakin mempercepat jaringan pertemanan atau kerjasama secara global. Langkah alternatif ini juga bersifat praktis dan memudahkannya dalam membagikan informasi.

Jadi ngeblog pun bisa digunakan sebagai media kita menyelamatkan lingkungan hidup lho, sesuatu yang positif dan inspiratif bukan? Lagipula menyelamatkan lingkungan juga menyelamatkan diri kita sendiri, seperti pesan yang disampaikan Grace untuk kita semua agar semakin cinta lingkungan. “If you want to entertain yourself, entertain our beloved earth first! Ecotainment: Let’s entertain our mother earth! Save the planet!”

Popularity: 6% [?]

Related posts:

  1. Wawancara Ayo ngeBlog! di BlogFam Magazine tentang Blog Tematik
Gagas Roman Indonesia

About the Author

Blogger pecinta musik jazz yang baru saja lulus kuliah dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang. Saat ini bekerja sebagai jurnalis lepas, sebelum melanjutkan kuliah lagi. Blognya bisa dikunjungi di ekajazzlover.wordpress.com twitternya bisa diikuti di @eka_nugraha