Bercuit-cuit dengan Twitter
Sudahkah teman-teman menggunakan Twitter sebagai Blog?
Saya sebetulnya sudah lama punya account Twitter. Butuh waktu cukup lama bagi saya untuk memahami kegunaan Twitter ini. Awalnya, saya mendaftarkan account di Twitter, mencoba mempost beberapa tweets (posting di twitter, atau cicit-cicit para Twitters) dan menunggu apa yang terjadi. Tidak ada apa-apa.
Is this what Twitter all about? Not fun…
Saya juga mencoba mengikuti beberapa account blogger kondang di Indonesia, kadang mencoba me-reply tweets mereka tanpa ada balasan apapun. Sepertinya para blogger Indonesia punya account Twitter hanya sekedar punya, membuang link ke blog mereka dan berharap mampu menarik pengunjung. Kadang update di Twitter menggunakan plugin yang otomatis posting ke Twitter kalau blognya di update. Yang muncul: new blog post: judul posting dan link. Atau layanan update status secara bersamaan seperti hellotxt.
Not fun…
Justru mereka yang memanfaatkan Twitter sebagai social network lebih fun untuk diajak ber-cit..cit..cuit. Bahkan para selebritis lebih rajin membalas tweets pengikutnya. Blogger biasanya justru pemalas
Namun akhirnya saat saya mencoba membuat account baru untuk blog bahasa Inggris saya, baru saya menemukan bahwa Twitter is actually fun!
Kalau ingin mengetahui Twitter , saya mengulasnya secara ringkas di blog saya. Atau bisa lihat slide presentasi ini untuk lebih detail. Ilman juga pernah memberikan pandangan mengenai micro-blogging. Tapi kali ini saya gak ingin menulis secara teknis. Tapi manfaatnya.
Twitter untuk Menambah Value seorang Blogger
Twitter is a totally different animal. Kita harus menghargai Twitter sebagai bagian terpisah dari blog kita. Sejalan dengan 6 tips aturan ngeblog dari rekan Eka: penyediaan nilai dan ambil bagian dalam percakapan. Boleh saja tentu, menggunakan Twitter untuk menambah value dari blog kita. Kadang orang malas mengikuti excerpt atau ringkasan dari blog kita yang kadang cukup panjang dan berbelit. Tulis intisarinya di Twitter dan link ke blog kita. Tapi jangan sekedar pelengkap penderita dari blog kita.
Twitter digadang-gadangkan sebagai ‘pembunuh’ RSS. Banyak orang sekarang lebih suka mengikuti topik di Twitter ketimbang mengikuti feeds dari satu-dua blog. Oh ya, di Twitter kita bisa mengikuti topik, bukan orang saja. Jika kita mengikuti update teman-teman, mengikuti updatenya akan menyenangkan. Tapi jika kita ingin update dari topik tertentu, bisa-bisa kita harus mengikuti puluhan atau ratusan orang sekaligus. Itupun mereka tidak selalu mengupdate soal topik yang kita harapkan. Jika anda tertarik mengikuti topik, menggunakan aplikasi desktop seperti Tweetdeck akan sangat membantu.
Bahkan Google, mulai merasa terancam dengan adanya Twitter ini. Semua informasi di Twitter diupdate secara live. Pada saat berita meninggalnya Michael Jackson, jutaan orang membanjiri Google Search untuk mencari info itu. Tapi mereka harus kecewa karena hasil search baru muncul di Google beberapa jam (kadang beberapa hari) setelah satu halaman dipublish di internet.
Tapi jangan lupa, ambil bagian dari percakapan. Jangan kecewakan orang yang mengajak kita berdiskusi. Karena setelah itu mereka bisa berhenti mengikuti update kita. Meski mereka bisa mengikuti topik, mengikuti kita bisa lebih menyenangkan jika kita memberikan tanggapan secara personal.
Twitter sebagai Sumber Inspirasi
Bukan sekali-dua blogger kehabisan inspirasi. Di Ayo Ngeblog saja sering dibahas
Banyak cara untuk memperoleh inspirasi, diantaranya berdikusi dengan orang yang punya rasa tertarik yang sama. Atau mengikuti apa saja yang sedang hot dibicarakan. Di Twitter, kita bisa memperolehnya! Ingin tahu apa pendapat orang tentang Windows 7? Atau apa yang dibicarakan mengenai hal-hal yang terkait dengan blog anda? Kita mungkin sekali akan menemukan informasi yang lebih fresh daripada apa yang sedang beredar di Google Search, situs berita, atau RSS yang kita ikuti.
Sudahkah teman-teman menggunakan Twitter sebagai Blog?
Popularity: 3% [?]
Suka dengan Ayo ngeBlog?
- Blogging Tidak Mati karena Microblogging
- AyongeBlog dengan Tema Khusus!
- Ketika ngeBlog Mencapai Titik Bosan Tertinggi
- Ngeblog untuk Membentuk Komunitas
- Ayo Ikutan Kontes NavinoT: Kontes Berpikir Kritis 2009
Tulisan Random
Komentar
Tampilkan foto / icon (gravatar) kamu di samping komentar. Bagi yang belum daftar silahkan daftar dulu di situs gravatar. Berlaku secara global di seluruh web / blog yang menyediakan fasilitas gravatar.
*******************************************************************************************************
@Eka: Misi bisa macam-macam. Bisa juga mempopulerkan blog kita sendiri kan? ![]()
Menurut saya interaksi kita dengan followers jg penting. Karena blogging disebut web 2.0 karena ada interaksi penulis dengan pembaca kan? Pembaca bisa ikut aktif berdiskusi, tidak sekedar jadi penonton…
Senang bisa mengunjungi blog ini,maklum saya baru 3 bulan belajar ngeblog.Mau minta izin pasang banner “ayo ngeblog”
Terima kasih,
salam.
[...] promosi dan pelaksanaan misi dibahas dalam sesi ini. Twitter seperti yang pernah dibahas Mas Edo di sini, sebenarnya bisa dimanfaatkan lebih dari sekedar fasilitas bersosialisasi di dunia maya. Beberapa [...]
Yap fenomena twitter memang sangat mengasyikkan tapi jika anda tepat menggunakannya. Saya juga sudah menggunakan twitter tapi terkadang hanya sebagai tempat untuk men-share link2 bagus yang saya temukan karena kebanyakan following web designer dan graphic designer luar
. Tapi saya yakin jika dimanfaatkan untuk promosi blog dan membangun komunitas twitter memang sangat fun dengan real time update nya :p.
masih belum konek nih mas masalah twitter krn ak pun dah pny account tp hny digunakan sebagai income dr adsense yg diposting, tolong penjelasannya lebih lanjut dong hubungan blog sm twitter.
thank’s
Ayo ngeBlog! ini
ada untuk bilang ke masyarakat Indonesia,
"eh, nge-blog yuk, soalnya nge-blog itu asik banget, bermanfaat bagi kita
dan orang lain, bahkan bisa mencerdaskan bangsa kita lho!". ayoNgeBlog.com
ini ada untuk memotivasi masyarakat Indonesia supaya bersegera menjadi blogger,
apapun profesi awalnya. 








eka nugraha
2 July 2009 | 12:41 |
wah tepat sekali mas edo, ketika saya ikut workshop blogger di jakarta kemarin juga dibahas hal serupa. twitter akan lebih bermanfaat kalo kita gunakan sebagai alat kampanye misi kita
misalnya saya lewat twitter mengkampanyekan ayo ngeblog
baru bikin seh hehe
kalau kita gunakan sebagai alat kampanye misi maka kita akan terus mengupdate info-info terkait topik yang kita jadikan misi, saya menjadi follower dari akun global warming yang tentunya membahas topik seputar global warming. menurut saya ini jauh lebih bermanfaat daripada kita menuliskan status kita sedang apa dalam 140 karakter. kan kita bukan artis hehe.