Blogger Membuat Dunia Jadi Lebih Baik!

Saya tidak tahu persis berapa banyak jumlah blogger di dunia, atau di Indonesia. Entah berapa banyak pula jumlah posting baru yang dibuat seluruh blogger tersebut. Tapi saya yakin banyak. Ratusan ribu posting rasanya jumlah yang masuk akal. Artinya, arus informasi, tutorial, opini dari para blogger ini mengalir sangat deras. Mungkin lebih deras dari media utama online. Dan tentunya lebih deras dari media cetak. Misalnya layanan microblogging Twitter, mengalahkan media utama saat pemberitaan pesawat jatuh. Semakin banyaknya pengguna ponsel dengan koneksi internet memungkinkan anda mengupdate status, mengupload foto, dan membuat posting pendek (atau panjang jika cukup tabah).

Saya gak ingat persis pernah baca di mana. Tapi kecenderungan pengguna internet sekarang juga sudah bergeser. Tidak lagi melulu membaca situs berita dan informasi dari media utama. Tapi juga jejaring sosial, blog, dan microblogging. Membaca status teman di Facebook lebih menarik hati ketimbang membaca berita politikus kena tangkap KPK. Berita baru, tapi basi. Berita teman yang menulis status ‘waktunya untuk nyicil benerin mobil nih.. (kebangetan banyak rusaknya ;p)’ lebih ditunggu. Media cetak yang sudah berguguran, bisa disusul oleh media online karena pangsa pasarnya beralih. Kita tahu mereka hidup dari iklan. Kalau iklannya makin dikit yang lihat, tentu bikin deg-deg plas juga.

Buku juga setali tiga uang. Siapa yang mau mengeluarkan uang untuk membaca beberapa halaman yang dibutuhkan saja? Saya butuh info tutorial WordPress misalnya. Saya beli buku WordPress, dan ternyata hanya beberapa halaman yang saya belum tahu. Untuk apa? Berbagai blog banyak membahas tutorial WordPress. Dari basic sampai advanced. Informasi itu tersedia gratis di internet, oleh para blogger, dan seringkali infonya mengalahkan kualitas tulisan di buku-buku yang tidak gratis.

Kalau bicara market, saya gak bisa ngomong banyak. Setiap orang pasti punya selera yang berbeda dalam memperoleh informasi. Saya sudah meninggalkan berlangganan koran sejak bertahun-tahun yll. Karena datangnya lebih sering saat saya sudah berangkat ke kantor. Membaca koran di sore hari rasanya sudah tidak masuk akal, kecuali gratis. Tapi mungkin masih ada yang membelinya dijalan, membaca di belakang mobil, sementara sang supir berjuang dikemacetan lalu lintas. Ada yang lebih suka mengintip media online di komputer kantor setiap selang waktu tertentu, disela-sela waktu luang, atau melalui RSS. Ada lagi yang membaca berita melalui ponsel. Sebagian masih setia membaca buku untuk belajar, sebagian lainnya belajar sendiri, mengikuti forum, atau mencari tutorial di internet.

Yang pasti, media cetak ataupun online tidak lagi berjalan sendiri. Entah koran, tabloid, atau buku. Mereka sekarang punya pesaing: para blogger. Banyak blogger yang mutu tulisannya di atas media utama. Seorang wartawan senior yang punya kolom sendiri, kalau hanya menulis opini pribadi yang nyinyir dan menyerang pihak tertentu, rasanya tidak lagi relevan. Banyak blogger yang menulis dengan elegan.

Mereka harus mulai memperbaiki kualitas tulisannya, membuat inovasi baru, dan harus menemukan cara untuk menjualnya dengan harga murah. Koran gratis sudah tidak asing lagi. Kalau tidak, siap-siap saja gulung tikar. Yang diuntungkan tentu kita semua. Dapat informasi bermutu dan murah. Kualitas tulisan juga harus lebih baik, tidak sekedar memburu sensasi. Saya berharap kelak televisi juga dapat saingan sepadan seperti media utama vs blogger sekarang. Supaya sinetron dan acara gosip yang tidak bermutu bisa berkurang atau bahkan hilang.

Popularity: 8% [?]

Related posts:

  1. Buku Cara Membuat Plugin di WordPress
  2. Copy Paste Bukanlah Cara yang Baik untuk Belajar Menulis Blog!
  3. Dari Blogger jadi Penulis Buku!
  4. “Santri Pun Bisa Membuat Blog” dan Perbanyak Konten Lokal Positif
  5. Belajar dari Seputar Dunia Selular
Gagas Roman Indonesia

About the Author

Sudah ngeblog beberapa tahun. Saat ini yang sedang diseriusi adalah blog berbahasa Inggris di CAD Notes. Cukup beruntung bahwa blog tersebut dalam waktu singkat cukup 'disegani'. Antara lain menggawangi sesi ask the expert di situs komunitas principle, memperoleh software gratis, dsb ;) Juga memperoleh akses ke beta program dan prelaunch info sebelum informasi resmi dipublish untuk umum... meski dari sisi nominal masih sedikit ;)