Kenapa Masih Ada Blogger yang Nakal?

Terkejut saya membaca berita di detikinet kemarin: Ada Blogger Nakal, ‘Bapak Blogger’ Dipanggil Polisi

Jakarta – Seorang blogger tanah air tengah tersandung kasus pencemaran nama baik. ‘Bapak Blogger’ Indonesia Enda Nasution pun dipanggil oleh pihak berwajib terkait kasus ini.

Namun pemanggilan Enda ke unit Cybercrime Polda Metro Jaya ini bukan lantaran menjadi tersangka, melainkan hanya menjadi saksi ahli.

Pelakunya sendiri, diperiksa unit penyidik karena blognya yang beralamat di transtvnews.blogspot.com dianggap menghina Trans TV dan para petingginya.

Saya pun segera meluncur ke blog yang bersangkutan. Dan isinya YA AMPUN! Isinya menurut saya memang benar-benar menyedihkan. Si empunya blog utamanya tuh mengata-ngatain petinggi TransCorp, selain mencela acara-acara TransTV. Apapun motifnya atau kenyataannya, blog TIDAK BOLEH menjadi tempat untuk mencela atau memfitnah orang lain. Sama saja seperti kita tidak boleh mencela orang lain lewat radio, koran, dan media lainnya yang membuat celaan tersebut menyebar luas. Menurut saya, kalau orang lain punya kekurangan, kenapa tidak langsung disampaikan ke orangnya?

Yang seperti ini nih yang mencoreng nama baik blogger Indonesia. Padahal, media baru kita ini sudah mulai naik popularitasnya, sering dibahas dan disebut-sebut di media konvensional seperti tv atau koran atau majalah. Kalo dulu pernah dibahas di koran Kompas, hari minggu lalu baru dibahas lagi di Koran Republika. Kalo yang membawa blog ke TV, tentu saja kita harus berterimakasih kepada para artis yang telah memiliki blog.

Kembali lagi ke kasus blogger nakal itu. Kira-kira kenapa ya, dia membuat blog seperti itu? Padahal UU ITE Pasal 27 sudah jelas-jelas melarang perbuatan itu

(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Dasar hukumnya sudah jelas ada. Poinnya bagi penegak hukum sekarang adalah bagaimana bisa mengetahui siapa pelaku pembuat blog nakal tersebut, di tengah anonimitas dunia online.

Kesimpulannya, kenapa harus repot-repot ngeBlog tentang orang lain, apalagi sampai menjelek-jelekannya? Kenapa kita tidak menggunakan blog kita untuk hal-hal yang bermanfaat? Banyak kok yang bisa kita dapat dari ngeBlog. Lebih spesifik lagi, Ayo ngeBlog! pernah menyampaikan hal-hal bermanfaat apa yang bisa kita lakukan dengan blog kita: buat curhat, buat personal branding, buat media pembelajaran, buat politik, buat menunjukkan kompetensi diri, buat memperluas jaringan.

Dan para blogger akhirnya mendapatkan pengalaman yang positif, seru, dan bermanfaat lewat aktivitas blog positifnya. Bukan malah mendapatkan pengalaman negatif seperti berurusan dengan hukum?

Bagaimana menurut teman-teman? Terpikirkah untuk membuat blog yang menjelek-jelekkan orang lain?

Ayo ngeBlog! (tapi yang positif ya!)

Popularity: 9% [?]

Related posts:

  1. Kenapa oh Kenapa? Cerita 3 Blogger, Kenapa Kita Harus ngeBlog
  2. Mmm, Hari Ini Masih Ada yang Sahabatan Pena (Sapen) Nggak Ya?
  3. 3 Alasan Kenapa Blogger Pahlawan Bangsa
  4. Orang Terkenal Saja Bisa Punya Waktu untuk Nge-Blog.. Kenapa Kita Tidak?
  5. Dicari: Pengusaha yang Blogger!
Gagas Roman Indonesia

About the Author

Ngeblog sejak April 2006, lalu bikin Ayo ngeBlog! pada tahun 2007. Alhamdulillah banyak yang bantuin hingga Ayo ngeBlog! bisa jadi seperti sekarang. Juga Co-founder, Owner, dan Vice President Director di Tunas Univindo Mandiri (Univind), perusahaan web konsultan yang berbasis di Depok. Follow twitternya @ilmanakbar. Blog pribadinya ada di ilmanakbar.dagdigdug.com.