Blog dan New Wave Marketing

Belakangan ini saya jadi suka baca-baca tuilsannya Pak Hermawan Kartajaya di Kompas.com tentang New Wave Marketing. Bukan tanpa alasan saya baca-baca itu, karena sejak 2 tahun lalu sebenarnya saya mulai menyukai topik-topik marketing. Saya sampai membeli buku tentang marketing, seperti bukunya Hermawan Kartajaya on Positioning-Differentiation-Brand dan Ideavirusnya Seth Godin, juga baca-baca entri blog tentang marketing. Maklum lah anak muda, apapun yang menarik langsung dipelajari, hehe.. Tapi sudah setahunan belakangan saya tidak terlalu banyak lagi belajar dan cari-cari informasi tentang dunia marketing. Sampai di beberapa minggu terakhir ini saya mulai denger istilah New Wave Marketing.

Merujuk dari The World is still Round, the Market is already Flat, Pak Hermawan Kartajaya mendeskripsikan new wave marketing sebagai dunia pemasaran dimana perusahaan sebagai pemasar berbaur dalam lingkungan yang sama dengan pelanggan alias target pasar. Dan itu bisa terjadi karena peranan teknologi informasi, khususnya Web 2.0.

Yang menarik, dunia TIK saat ini sedang heboh dengan apa yang disebut sebagai Web 2.0. Inilah generasi berikutnya dari internet yang dulunya cuma bisa memberikan informasi. Saat ini internet sudah bersifat interaktif. Era Web 2.0 ini membuat internet tidak lagi bersifat vertikal semata, tapi sudah bersifat horisontal.

Bukan cuma bersifat One-to-Many atau One-to-One, tapi sudah bersifat Many-to-Many. Karena itulah, pasar menjadi datar. Artinya, tidak ada perbedaan status antara Marketer dan Customer. Marketer dan Customer sama rata. Marketer sudah berbaur dengan Customer-nya.

Dengan demikian, hanya marketing yang bersifat horisontal yang akan efektif.

dari The World is still Round, the Market is already Flat,

Wah, seru juga setelah tahu kalo New Wave Marketing ini ternyata memanfaatkan Web 2.0. Blog adalah salah satu ‘warga’ dari Web 2.0 bukan? Artinya blog pun perannya lebih luas lagi, nggak cuma sekedar yang udah pernah kita bahas sebelumnya (buat curhat, buat personal branding, buat media pembelajaran, buat politik, buat menunjukkan kompetensi diri, buat memperluas jaringan), tapi bisa juga buat alat pemasaran!

Hmm, kira-kira gimana ya, manfaatin blog beserta keluarga Web 2.0 lainnya buat alat pemasaran ya? Nah, buat yang kepengen tahu, MarkPlus Inc., sebuah perusahaan konsultan pemasaran terkemuka yang dipimpin Pak Hermawan Kartajaya akan menyelenggarakan sebuah konferensi tahunan tentangmarketing yang bernama MarkPlus Conference 2009. Tema yang diangkat pada konferensi tahun ini adalah tentang new wave marketing, yaitu Riding The NEW WAVE: Are You Ready to Take-Off?

gambar dari sini

Alhamdulillah, saya mendapat undangan untuk hadir di sana dari sahabat saya Mas Catur PW. Dan menarik banget begitu tahu susunan acara dan topik-topik breakout session-nya, ternyata ada sesi khusus yang membahas tentang topik yang saya suka itu, yaitu tentang pemanfaatan Web 2.0 di dunia marketing. Lebih spesifik lagi, insya Allah saya memilih untuk hadir di topik-topik berikut ini:

INTEGRATING OFF-LINE & ON-LINE COMMUNITY,

Internet telah berubah wujud, menjadi “mutan” yang sama sekali lain. Tepatnya sejak Tim O’Reilly, seorang pakar internet, “memproklamirkan” lahirnya Web 2.0 tahun 2004. Dengan perkembangan baru ini setiap orang kini bisa dengan mudah berkomunikasi, berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, berkomunitas, atau berkolaborasi satu sama lain. Kalau dulu dalam format Web 1.0, situs internet begitu “angkuh” karena statis, pasif, dan satu arah, maka kini dalam format Web 2.0 internet menjadi demikian cool , fun , dan interaktif.

RESEARCH 2.0 on SOCIAL MEDIA,

Fenomena ini menunujukkan optimisme bahwa dengan semakin berkembangnya penetrasi internet di Indonesia, pendekatan riset research 2.0 akan semakin menemukan relevansinya, sekarang tergantung bagaimana kita mengoptimalkannya. Memang tidak semua produk cocok menggunakan pendekatan research 2.0 . Produk-produk yang lebih bersifat lifestyle dan menyasar anak muda lah yang paling pas menggunakan research 2.0.

Sebagai tambahan, untuk sesi breakout session lainnya, karena tidak ada yang topik berhubungan dengan internet, saya memilih untuk mengikuti sesi YOUTH MARKETING – Capturing the Energy

Pasar Remaja termasuk segmen yang sangat basah. Karena itu, tak heran jika saat ini banyak pemasar yang berlomba-lomba menyasar segmen ini.Temukan pengalaman para pelaku bisnis yang sukses menyasar segmen remaja di  MarkPlus Conference 09.

Dan masih ada lagi topik-topik breakout session lain yang menarik-menarik.

Oh iya hampir kelupaan.. MarkPlus Conference 2009 ini akan diselenggarakan pada hari Kamis, 11 Desember 2008, full day, dari pukul 07.30 s.d. 21.30. Ada yang tertarik untuk hadir di sana? Sampai ketemu di sana ya!

Ayo ngeBlog!

13 Responses to “Blog dan New Wave Marketing”

  1. 6 December 2008 at 1:29 #

    waiting the full report :-)

  2. 6 December 2008 at 7:45 #

    Semua ada saatnya; saat pertumbuhan, saat kebangkitan, saat kemunduran; namanya juga gelombang; naik turun; tipologi blogger peselancar akan mampu memanfaatkan situasi dan kondisi “gelombang” agar tetap bisa surfing, atau berhenti sejenak biar angin berlalu dan gelombang kembali bersahabat, surfing lagi. Begitu pola yang mungkin berlaku dalam “gelombang baru internet marketing” dan hubungannya dengan Blog.

  3. 6 December 2008 at 12:57 #

    waw… dapet undangan ke acara yang HTM-nya 800rbu??
    mantap Man… ditunggu reviewnya…

  4. 6 December 2008 at 21:29 #

    salam ngeblog semoga tetep eksis ya….mohon di publikasikan dan bantuannya komunitas blogger bondowoso

    dengan url

    bloggerbondowoso.blogspot.com
    atau gerbongmaut.co.cc

    terimaksih

  5. dedox
    7 December 2008 at 15:11 #

    Mampir bentar nich…

    Sambil xenalan,
    Lam x-nal bagi yang lom x-nal.

    Saya pelanggan ayo ngeblog via e-mail.

    Thanx ya

  6. 10 December 2008 at 16:44 #

    bagus dong…….bener top lah

  7. 4 January 2009 at 12:27 #

    Salam hangat,

    Maaf nih sedikit masukan. saya lihat di artikel ini ada kalimat “Bukan cuma bersifat One-to-Many atau One-to-One, tapi sudah bersifat Many-to-Many.”
    Maksudnya One-to-Many atau One-to-One atau Many-to-Many itu gimana? Apakah itu hanya bahasa marketing saja?
    Sebab di dunia IT ada istilah tersebut (perancangan database) dan kalau saya lihat, artikel ini tidak ada hubungannya dengan perancangan database.

    Sekian dan terimakasih. maaf jika ada kata yang kurang berkenan.

    Salam

    Adi
    ———————————–
    http://baliseminyakvillasrental.com

  8. 5 January 2009 at 15:23 #

    mas Adi, makasih untuk komentarnya..
    hmm.. untung saya orang IT juga, jadi paham juga maksudnya one-to-many, one-to-one, dan many-to-many di database, hehe..

    itu istilah marketing dari pak hermawan kartajaya, nggak ada hubungannya dengan IT sama sekali.. kalo tidak salah tafsir, artinya one-to-many itu satu perusahaan yang melakukan usaha2 pemasaran ke target marketnya yang jumlahnya banyak. contohnya lewat iklan di tv atau majalah. kalo one-to-one, itu perusahaan ke satu per satu target marketnya. contoh konkretnya agak bingung..

    nah, kalo many-to-many, itulah yang dimaksud dengan new wave marketing.. setiap pelanggan (many) melakukan proses pemasaran ke sesamanya (many).. jadi perusahaan tidak perlu mengeluarkan budget pemasaran semahal yang one-to-many dan one-to-one

  9. 6 November 2009 at 17:06 #

    saya mahasiswa teknik unisba, mas punya jurnal2 new wave ga ??saya tertarik sekali tentang new wave ini, dan akan saya jadikan bahasan di Tugas akhir saya.saya belum punya referensi apapun..klo punya kirim ke email saya yah mas..makasih all..god bless u

  10. 6 November 2009 at 17:07 #

    0o0 iya alamt email saya cevilukmanhakim@yahoo.com..tq

  11. 4 December 2009 at 16:18 #

    salam kenal…
    saya butuh bantuannya tentang pengertian “many to many marketing” secara definisi operasionalnya, ini utk proposal skripsi saya.
    trims atas bantuannya…

  12. arwana
    16 June 2010 at 23:30 #

    thanks ya atas informasinya

  13. 21 February 2011 at 8:34 #

    mau tanya, buku new wave marketing, membahas tentang community marketing ga sih?

Leave a Comment