Kalau rajin blog walking ke blog yang ngebahas tips ngeblog, pasti ada dua tips yang sering muncul. Yaitu membuat blog dengan topik yang khusus (niche) dan rajin mengupdatenya secara reguler. Sepertinya sulit ya? Membuat posting tentang satu topik yang sama secara terus-menerus.
Namun dari pengalaman saya punya beberapa blog, ternyata ngeblog dengan topik khusus ternyata justru bisa lebih mudah! Saya punya beberapa blog, namun rasa bosan pasti mulai muncul waktu kehabisan ide. Apalagi kalau rasanya blog itu sepi-sepi saja, meski sudah berumur beberapa bulan. Hanya satu yang rajin saya update. Dan itu adalah blog dengan topik khusus.
Kalau kita baca tips ngeblog dari Budi Putra ini, mungkin bisa memotivasi kita buat ngeblog dengan topik khusus:
Keuntungan Blog dengan Topik Khusus
- Lebih mudah dikenali karena memiliki diferensiasi (pembeda).
- Lebih mudah menyedot komunitas alias pengunjung blog.
- Lebih mudah mengelolanya karena pemilik blog hanya perlu menongkrongi isu-isu yang terkait dengan topik tersebut – jadi tidak perlu menongkrongi semua topik!
Lebih mudah menyedot komunitas alias pengunjung blog! Jadi kalau bosan karena blognya sepi-sepi saja, sudah saatnya mikir untuk ngeblog dengan topik khusus.
Lalu bagaimana memilih topik khusus? Hobi bisa jadi salah satunya. Karena kita suka melakukannya, tentu kita bisa menulis banyak hal tentang hobi kita itu. Yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana kita menulis hal-hal yang berguna buat orang yang punya hobi sama. Misalnya kita punya hobi berkebun, jangan cuma sharing… ‘waduh, hari ini tanaman saya mati… T_T !’. Ulas kenapa menurut kita hal itu terjadi, dan bagaimana mencegahnya.
Tapi satu hal lagi menurut saya yang bisa diangkat jadi topik blog, adalah masalah pekerjaan. Misalkan blog Wastumaya dan Anna Hape ini. Blog Wastumaya ini sepertinya sekarang dicoba dikelola secara lebih profesional. Tapi waktu masih pake theme lama, keliatan kaya blog pada umumnya. Wastumaya dan Anna Hape adalah blog tentang arsitektur yang menurut saya cukup bagus dijadikan panutan. Banyak arsitek lain yang punya blog, tapi kebanyakan hanya untuk memamerkan karya-karyanya saja. Sementara keduanya berkutat dengan artikel-artikel yang berguna bagi pengunjungnya. Blog saya juga membahas dunia pekerjaan saya. Gak usah saya sebutin, takut dikira promosi
Pekerjaan? Kenapa tidak? Toh topiknya kita kuasai dengan baik. Kita sering menemukan masalah-masalah topik itu sehari-hari, bisa jadi sumber inspirasi untuk posting. Dan bisa jadi portfolio yang bagus buat kita. Cuma hati-hati ya… jangan sampai data-data rahasia kantor diumbar di blog
Lalu buat yang belum kerja gimana? Kita bisa bahas dong, isu-isu baru seputar jurusan kita. Selain punya blog yang berkualitas, kita jadi ‘dipaksa’ belajar dan rajin membaca isu-isu seputar dunia keahlian kita. Kalo enggak, kita gak bisa nulis di blog dengan baik.
Jadi AyongeBlog dengan Tema Khusus! Selain punya blog berkualitas, kita juga jadi rajin belajar!
blog saya [pengennya] membahas hal khusus, masalah aman berkendara di Indonesia. udah masuk kriteria khusus blom sih?
cuman terkadang pengen juga nulis hal lain
jadi masih campur-campur
Saya punya dua blog, pertama tentang batik di batikpekalongan.multiply.com dan satunya lagi tentang buku di http://www.penerbitanbuku.wordpress.com
Dua blog itu kira-kira termasuk blog khusus bukan?
Bagi kawan-kawan silahkan berkunjung ke blog saya yang masih pemula, dan jangan lupa kasih saran ya…..
Salam
semua niche atau tema ada kaitannya , deket atau jauh tergantung daya kreatif kita, jadi klo misalnya tentang Blogging for money masih bisa kok dikaitin sama hal laen. nah untuk hal ini yang terlatih nyambung2-in tu para blogger paid review
Sejak perencanaan, tema blog saya sudah khusus dan hanya ada tiga : Indonesia, Blog, Photoshop. Namun seperti terlalu ribet hingga saya berinisiatif menjadikannya 3 divisi terpisah.
saya punya juga bbrp blog niche dan satu blog umum. dan yang niche memang lebih byk pengunjungnya..
kalau tema blognya ada 3 gimana? Kira-kira masih bisa disebut blog khusus tidak?
coba saya pikir2 dulu… hihih….
Sudah saatnya topik-topik menarin dan khusus jadi pembicaraan baru, yang menghasil ruang dan persepektig berguna.
Welkomen Edo…
Ah ketinggalan info nih. Ternyata Edo dah jadi penulis baru di Ayo ngeBlog…
Maklum, belakangan agak jarang buka blog ini lagi.. Maklum lagi serius ama blog yang atu itu… hehehe
Niche..
Uhm.. Sedang menuju kesana…
Ayo ngeBlog!
bener tuh biar segmented tapi kita punya pengunjung yang jelas….. pecinta sepakbola indonesia masuk ke blog ku ya http://www.pasoepati.co.cc
To: Arham,
Memang banyak hal bisa dikaitkan dengan perspektif tema blog kita… Ini salah satu yang bisa didapat dari blog yang niche juga kan? Belajar memandang setiap hal dari perspektif tertentu
To: Fadli,
Makasih banyak… mudah-mudahan tulisan saya bisa ikut memotivasi ngeBlog, bukannya malah menjerumuskan
kalau kita blognya tentang perpustakaan masjid. lengkap dengan koleksi ebook islami dan software-software untuk perpustakaan
Setuju, Edo. Ngeblog itu ada dua jenis, minjem kata-kata sastrawan Putu Wijaya tentang menulis. Yaitu yang ngeblog/menulis karena dikejar oleh macan dari luar atau dikejar macan dari dalam. Macan dari luar itu adalah kebutuhan “perut” (level terbawah dari piramidanya Abraham Maslow), sementara macan dari dalam adalah kebutuhan untuk aktualisasi. Nah ngeblog bertopik khusus itu, mungkin bisa kita sebut untuk memenuhi kejaran si macan dari dalam itu.
Bisa hobi, atau aspirasi tertentu. Saya sedikit sudah mempraktekkan hal itu dengan beragam blog. Hehe, Ariesta sudah banyak bercerita di blog ini. Walau nampak “sepi” dari tanggapan audiens, itu sudah tak begitu penting lagi. Ketika bisa menulis saja sudah merupakan rahmat. Itu kenikmatan yang mencandu, bukan ? Anda semua sudah merasakannya. Sukses selalu. Salam dari Wonogiri.
Pro : Edo
Mau nambah nih.kalau pengin tahu dan sok ilmiah mengapa kita “harus” ngeblog dengan tema khusus, silakan baca bukunya Chris Anderson, The Long Tail (2006). Bukan kebetulan saya juga punya rambut kucir
lho, dan bukan karena si Chris itu wartawan majalah Wired yang aku sukai (tahun 90-an suka beli majalah keren ini di loakan, Jl. Kramat Raya, Depan PMI, Jakarta ; kalau bli di toko buku Q Book, wuah, muahhaal>, tetapi buku ini akan membukakan cakrawala kita sebagai blogger.
Kalau ada waktu bisa juga menengok bahasan mengenai fenomena “ekor panjang” itu di : http://esaiei.blogspot.com/2008/01/surat-pembaca-dan-jurnalisme-warga.html
Blog ini, secara tampilan sederhana, tapi isinya…..
berbobot banget, sampe sulit dilukiskan dengan kata (Emang ga bisa ya, ngelukis pake kata-kata), cuma bisa di berikan kata-kata untuk penilaiannya….
Pokoke mantap mbanget…sukses selalu n selalu sukses buat blogger indonesia….
Ini awal dari pinternya orang-orang indonesia di dunia informasi…..
Cayo…
Kalo http://www.tendanganbebas.com udah masuk niche blog gak yah. Mampir deh buat Blogger Gibol
Bisa juga disesuaikan dengan Minat, kegemaran dan Hoby….barangkali mampu memotivasi untuk terus ngeblog
Lha terus gimana kalo kita punya interes di lebih dari satu bidang? apa sebaiknya bikin beberapa blog atau diaduk dan diramu dalam satu blog aja, dan di pisahkan menurut kategori-kategori tertentu?
dijawab yah.
thanx.
Kalau ingin jadi blogger serius (problogger) baiknya dipisah-pisah. Kalau masih satu tema sah-sah saja dipisah dalam kategori. Misalnya blog IT, bisa dipisah jadi kategori gadget, blogging, komputer, dll. Tapi kalau ada hobi berkebun, kuliner/masak… ya jangan disatuin dengan blog IT
Saya sendiri punya 5 blog