Jangan Asal Cemburu – Ayat-Ayat Blog The Series #3

Postingan ini merupakan sambungan dari artikel berseri Ayat-Ayat Blog The Series. Kalau belum baca sebelumnya, silahkan baca dulu bagian 1 dan 2.
Ketika melihat orang lain mempunyai sesuatu yang lebih daripada kita, biasanya akan muncul rasa cemburu. Entah itu karena ia kelebihan uang, kelebihan otak, kelebihan ketenaran, atau bahkan kelebihan kasih sayang seperti yang ditunjukkan oleh Aisyah kepada Fahri. Dibalik pintu itu Maria cemburu. Cemburu akan kasih sayang Aisyah yang memilih untuk mengalah sementara waktu demi Maria.
Dalam film Ayat-Ayat Cinta itu, baik Maria maupun Aisyah sama-sama cemburu. Mereka cemburu jika Fahri lebih dekat kepada salah satu diantara mereka. Namun, walaupun diliputi rasa cemburu yang amat sangat, mereka lantas tak uring-uringan untuk saling bertengkar setiap hari. Malahan mereka berusaha ingin memperbaiki hubungan mereka lebih baik lagi. Yah, dengan bekal cemburu itu pula, Fahri mencoba untuk belajar berbenah diri lagi agar bisa adil kepada kedua istrinya itu.
Apa yang bisa seorang blogger ambil dari pelajaran tersebut ?
Jelas bahwa mereka mampu memanage rasa cemburu mereka dengan baik. Rasa cemburu mereka tidak digunakan untuk menjatuhkan atau menteror salah satunya. Malah mereka bisa saling memahami. Dan yang lebih baiknya lagi, mereka saling membantu untuk mengoreksi diri. Sehingga pada akhirnya, mereka bisa hidup dalam keluarga yang lebih baik lagi.
Begitupun dengan seorang blogger. Banyak blogger pemula cemburu saat melihat blogger-blogger yang udah besar semakin sukses aja. Mereka melihat bagaimana blogger-blogger besar itu mampu menulis dengan apik, rajin diupdate, punya banyak pengunjung dan komentar setiap harinya, dan puluhan kelebihan lainnya.
Dan ketika rasa cemburu itu tumbuh, blogger-blogger pemula merasa tak mampu menyangingi blogger-blogger yang udah mapan tersebut. Ujung-ujungnya, yang ada malah rasa malas untuk mengembangkan blog sendiri. Malah ia terlalu silau dengan ketenaran blogger-blogger acuannya. Kerjaan blogger seperti ini hanya menjadi pembaca setia aja. Tak ada tindakan sehabis membaca itu.
Apa ini normal ?
Iya. Sangat normal. Saya juga dulu begitu. Mungkin begitu juga dengan beberapa blogger lainnya. Perkenalan saya terhadap dunia blogging berawal dari sebuah blog yang dikelola oleh Darren Rowse. Saya ingat waktu itu bulan Juli-Agustus 2007. Saat itu kerjaan saya hanya membaca artikel-artikel di blognya. Tak ada tindakan yang berarti untuk mencoba membuat blog sendiri. Karena waktu itu, aku menganggap bahwa membuat blog seperti itu akan sangat sulit sekali.
Kenapa saya katakan sulit ? Karena, patokan saya waktu itu adalah blognya Darren. Saya terlalu silau dengan ketenaran dan kesuksesannya Darren. Sehingga menjadi blogger waktu itu hanya terealisasi secara maya dalam dunia hayal saya saja.
Jangan Saling Menjatuhkan
Di blognya Indra Diky, saya pernah membaca beberapa komentar yang menjelekkan bang Indra. Entah karena iri atau apa, yang jelas sikap itu sangat tidak terhormat bagi seorang blogger. Perbedaan pendapat antara satu blogger dengan blogger lainnya adalah wajar. Jangan kan seorang blogger, para anggota dewan di Senayan pun sering banget berbeda pendapat.
Tetapi kita harus bijak menanggapi perbedaan itu. Jangan mendahulukan emosi terlebih dahulu dalam menyelesaikan sebuah masalah. Cobalah berpikiran lebih jernih untuk menyikapi masalah itu.
Kalau semua itu dilakukan atas rasa cemburu, maka itu adalah cemburu buta. Cemburu yang tak melihat akar masalahnya dulu. Cemburu yang tak melihat sisi positif dari suatu masalah. Cemburu yang mampu membuat si sabar menjadi si pemarah. Cemburu yang membuat si pendiam menjadi si tukang ribut. Cemburu yang membuat seorang blogger yang santun menjadi seorang blogger yang brutal dan tak bermartabat.
Cemburu yang Baik
Kalau cemburu bisa kita manage dengan baik, maka Insya Allah rasa cemburu ini akan membawa kita dan blog kita ke arah yang lebih baik. Apa saja sih cemburu yang baik itu ?
- Jangan Hanya Jadi Pembaca. Seperti yang sudah saya ungkapkan di awal, menjadi pembaca setia sebuah blog hanya akan mendapatkan sedikit manfaat bagi kita. Ilmu yang kita terima tak akan pernah sedikitpun bermanfaat bagi kita kalau tidak kita praktekkan. Karena itu, segera bertindak untuk menjadi blogger.
- Mencontoh yang Baik, Membuang yang Buruk. Ketika melihat blogger-blogger sukses mampu membangun readership yang setia, kita bisa banyak belajar dari mereka. Bagaimana menulis artikel-artikel yang mampu membuat seorang pengunjung menjadi pembaca setia. Tentu saja ini tak mudah, tapi tak pernah ada yang tidak mungkin kan ? Pun ketika kita melihat sesuatu yang buruk dari seorang blogger, sebaiknya kita tidak memojokkannya. Tetaplah berusaha bersikap santun. Berikan masukan dengan cara yang baik. Bisa kan ?
Jadi mulai sekarang, aturlah rasa cemburu kita dengan lebih baik. Caranya ya dengan menjadikan diri dan blog kita lebih baik lagi. Mungkin saat ini kita jadi pencemburu saja. Dan besok-besok siapa tahu kita yang dicemburui. Ya kan ?
Pesan Moral Gambar : Kalau punya lebih dari satu blog, harus adil ya.. Jangan lebih mencintai salah satu blog. Anggap aja blog itu seperti istri-istri kita… Hehehe
Popularity: 8% [?]
Suka dengan Ayo ngeBlog?
- Selamat Datang Bahagia – Ayat-Ayat Blog The Series #5
- Bukan Sekedar Diary – Ayat-Ayat Blog The Series #2
- Saat Malas Melanda Kerajaan Ayo ngeBlog
- Blogger Visioner – Ayat-Ayat Blog The Series #4
- Blogger Kampung dan Ritus Agustus
Tulisan Random
Komentar
Tampilkan foto / icon (gravatar) kamu di samping komentar. Bagi yang belum daftar silahkan daftar dulu di situs gravatar. Berlaku secara global di seluruh web / blog yang menyediakan fasilitas gravatar.
*******************************************************************************************************
Iya. Sama, aku juga lum punya istri kok. Apa untuk menganggapnya ga bisa ? Yah, membayangkan saja lah.. Kadang walaupun kita belum merasakannya, bukan berarti kita ga punya bayangan sama sekali kan ? Bayangan itu bisa dari membaca buku atau cerita dari pengalaman orang lain…
Kenapa orang2 bisa banyak membicarakan kehidupan sesudah mati, padahal ia sendiri belum pernah mati ? Iya kan ? Tentu saja karena ia banyak membaca.
Jadi kalau ditanya belum tau rasanya punya istri, silahkan baca-baca buku. Masa sih ga bisa ngerasain ? Udah baligh kan ? Hehehe
Siip… pertahankan semangat nya !
[...] Jangan Asal Cemburu – Ayat-Ayat Blog The Series #3 Di blognya Indra Diky, saya pernah membaca beberapa komentar yang menjelekkan bang Indra. Entah karena iri atau apa, yang jelas sikap itu sangat tidak terhormat bagi seorang blogger. Perbedaan pendapat antara satu blogger dengan blogger lainnya adalah wajar. Jangan kan seorang blogger, para anggota dewan di Senayan pun sering banget berbeda pendapat. [...]
hehehe bechul jugha ya,,musti adil sama blog2nya,,kemaren ini ada adua blog saya turun PR na eh saya langsung abaikan,,oh maafkan aku blog2 ku…

Ayo ngeBlog! ini
ada untuk bilang ke masyarakat Indonesia,
"eh, nge-blog yuk, soalnya nge-blog itu asik banget, bermanfaat bagi kita
dan orang lain, bahkan bisa mencerdaskan bangsa kita lho!". ayoNgeBlog.com
ini ada untuk memotivasi masyarakat Indonesia supaya bersegera menjadi blogger,
apapun profesi awalnya. 








MQ Hidayat
6 May 2008 | 9:07 |
PERTMAX™
Istri? Lha aku blom punya istri? trus bgimana? kan aku blom tau rasanya bgimana?
Tapi memang sih, Ngeblog itu asyik bgt. Aku aja skrg kalo sehari aja ga otak-atik blog entah itu ngisi blog ndiri ato ngisi blog orang lain (ngoment maksutnya) rasane masih ada yg kurang..