Apakah teman-teman percaya apabila saya mengatakan bahwa blog itu bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bagi para siswa? Ternyata jawabannya adalah bisa! Saya, M. Ilman Akbar, bersama-sama dengan M. Arief Furqon dan Maya Retno Ayu Setyautami, semuanya mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, telah membuat sebuah karya tulis dengan judul Blog sebagai Media Pembelajaran Alternatif. Karya tulis ini kami ikutsertakan dalam Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa Universitas Indonesia bidang Pendidikan.
Dalam karya tulis ini, kami mengungkap fakta tentang penggunaan Internet di kalangan para siswa dan pelajar, yang sayangnya lebih banyak dimanfaatka untuk melakukan hal-hal yang kurang produktif, seperti terlalu banyak chatting, friendster-an, bermain game online, dan mengakses pornografi. Kami juga kemudian mengangkat potensi besar dari blog di Indonesia: blog yang jumlahnya berlipat 2 setiap 6 bulan, yang pemiliknya dari kalangan siswa dan remaja jumlahnya sangat signifikan. Oleh karena itu, kami memiliki ide mengapa blog tidak dimanfaatkan sebagai media belajar saja? Para remaja dan siswa ini kan sangat suka sekali ngeblog dan internetan, kenapa tidak sekalian saja blog ini dimanfaatkan oleh para guru sebagai media pembelajaran?
Kami mengusulkan 3 metode pemanfaatan blog oleh para guru untuk media pembelajaran:
Metode 1, yaitu blog guru sebagai pusat pembelajaran. Guru dapat menuliskan materi belajar, tugas, maupun bahan diskusi di blognya, kemudian para muridnya bisa berdiskusi dan belajar bersama-sama di blog gurunya tersebut. Contoh dari guru yang telah menggunakan metode ini adalah Bapak Syafii Muhammad, Guru TIK SMPN 5 Balikpapan (gurusmp5.wordpress.com).
Metode 2, yaitu blog guru dan murid yang saling berinteraksi. Guru, yang harus memiliki blog, mengharuskan murid memiliki blog-nya masing-masing, sebagai sarana mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya. Metode ini bisa memacu iklim kompetisi antar siswa, karena tentu saja para siswa ingin blognya menjadi yang terbaik. Contoh dari guru yang telah menggunakan metode ini adalah kang Awan Sundiawan, Guru Bahasa Indonesia SMA Kosgoro Kuningan Jawa Barat (awan965.wordpress.com).
Terakhir, Metode 3, yaitu komunitas blogger pembelajar. Ada sebuah blog sebagai pusat pembelajaran (bisa berupa blog aggregator atau blog dengan beberapa kontributor), dengan guru-guru dan siswa dari berbagai sekolah bisa tergabung dalam komunitas blogger pembelajar tersebut. Sebuah blog yang agak mirip dengan konsep ini tapi belum dimanfaatkan sebagi media pembelajaran bagi para muridnya adalah blog pengajar.web.id.
Kami berterimakasih sekali atas inspirasi dan masukan ide dari kang Awan Sundiawan, blogger guru pertama yang saya kenal. Kami juga berterimakasih sekali dengan blog pengajar.web.id, karena di sanalah kami menemukan guru-guru yang menggunakan blog sebagai media pembelajarannya.
Walaupun akhirnya tidak menang, hanya juara 5 dari 9 peserta, tapi kami sangat senang bisa menulis karya tulis tentang blog. Inilah karya tulis kami, beserta slide presentasinya. Silakan di-download dan disebarluaskan, mudah-mudahan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sekaligus untuk terus meningkatkan kualitas blogosphere Indonesia!
Download Karya Tulis Blog sebagai Media Pembelajaran Alternatif
Popularity: 15% [?]

Ayo ngeBlog! ini ada untuk memotivasi masyarakat Indonesia supaya bersegera menjadi blogger, apapun profesi awalnya. Tidak cuma jadi blogger yang biasa saja, tapi harus jadi blogger yang bermanfaat!. 




GABUNG DAN KUNJUNGI SAJA DI BLOG UNTUK PENDIDIKAN, DAFTAR GRATIS KAPASITAS BESAR
HTTP://www.smamda.org
ayo ngeblog, bikin tulisan seasyik membaca novel