Menkominfo: Blogger is Part of Our Family!

Ya agaknya kata-kata seperti judul di atas itu yang ingin didengar oleh para blogger dalam pertemuan dengan Pak Menkominfo di kantornya di Merdeka Barat kemarin malam. Pertemuan itu diawali dengan perbincangan soal upaya memblock film fitna di Youtube, soal UU ITE dan lain sebagainya, tapi rasanya yang tak kalah dinanti adalah soal kasus defacing situs Depkominfo terkait disebut-sebutnya nama blogger bersama dengan hacker sebagai biang keladinya.

Pembahasan ini akhirnya mencuat ke permukaan ketika Eko Juniarto, salah satu dari tiga tersangka yang dituding terlibat dalam defacing situs Depkominto, melakukan tindakan yang disebutnya ‘curhat colongan’ hehe..

“Bagaimana dengan orang yang sengaja menyebarkan ketakutan dan kebencian terhadap blogger?” tanya Eko. Untuk memperkuat pertanyaannya itu, ia memutar dua cuplikan acara Radio Elshinta dengan Roy Suryo yang terkait dengan pernyataannya itu, yang membuat Pak Menteri kita nampak agak terkejut.

Pernyataan Eko disambung oleh Kuncoro yang mengawali dengan cerita soal upayanya dan kawan-kawan internet society di Jawa Barat untuk ikut menyebarkan pengetahuan tentang internet dan juga blogging.

“Di Tasik dan Garut para Ulama sudah diajari blogging, industriawan di Indramayu, guru-guru di Labuan juga sudah mulai,” kata Kuncoro. Nah, justru karena itulah Kuncoro meminta bantuan Pak Menteri karena menurutnya ada sekelompok masyarakat tertentu yang memanfaatkan nama Depkominfo untuk menjelekkan blog.

“Tidak usah sebut nama. Kita minta bantuan untuk membuat ini clear. Teman-teman di Labuan khususnya agak khawatir karena ada berita blogging di jelek-jelekin, nanti khawatir dituduh nipu sama membobol situs. Apa hubungannya? “

Apa komentar Pak Menteri kita?

“Saya heran kenapa blogger itu dalam tanda petik harus dikasih underline atau di stabillo. Perkenalan saya pertama di bulan Oktober sesuatu yang sangat menarik. Satu komuniti baru, suara baru, yang disitupun disebut sebagai media sumber pengetahuan, informasi untuk englightning dan edukasi, sehingga tidak ada alasan untuk menstabillo blogger itu. Itu pendapat saya, “ kata beliau.

Ia juga menegaskan bahwa kominfo justru ingin mendorong komunitas blogger menjadi komunitas yang mampu menggerakkan dinamika komunitas baru melalui media yang ICT related.

“Jadi, kalau ada kawan-kawan yang menyampaikan bahwa bloggers is our common enemy, saya kira harus dijawil.. bahasa jawanya. Saya baru tahu ini tadi lho. Saya kira tugas pak Cahyana, Saya, Pak Abbas dan Pak Edmon untuk menyampaikan bahwa ndak ada yang namanya musuh itu. Kayak kurang kerjaan aja. Kita harus membangun bersama. “

Bangsa ini, kata beliau sudah banyak persoalan. Jangan ditambahi persoalan baru. Karena itu beliau menekankan perlunya diskusi untuk mencari solusi atau istilah beliau “Selesaikanlah secara adat” :)
Dan karena itulah, Pak Menteri kemudian memenuhi janjinya di akhir pertemuan dengan memberikan kesempatan kepada Riyogarta untuk menyampaikan rencana diskusi dengan Roy Suryo pada tanggal 11 mendatang. Bukan untuk menghakimi, kata Riyo tapi untuk berdiskusi, meluruskan masalah.

Well, kalau Pak Menteri sudah tahu bahkan menganggap blogger itu sebagai bagian dari keluarga, mudah-mudahan saja masalah cepat kelar dan mudah-mudahan pertemuan dengan Roy Suryo tanggal 11 nanti itu akan segera mengakhiri segala pertikaian ini dan kita bisa maju ke depan dengan hal-hal yang jauh lebih penting.

Semoga ya, karena memang banyak hal penting yang bisa dibicarakan, termasuk juga yang dibicarakan pada pertemuan di Depkominfo. Soal itu, Mas Romi yang mengundang para blogger untuk datang ke acara itu punya catatan lengkapnya disini. Thanks Mas..

Popularity: 7% [?]

No related posts.

Gagas Roman Indonesia

About the Author

Just another Fool :)